lepaskan-rindu-setelah-dua-tahun-penantian
Lama menanti, akhirnya pintu keberangkatan umrah dibuka. Sebanyak 45 jemaah calon umrah dari AET Travel Indonesia-PT Penjuru Wisata Negeri termasuk yang bisa melepaskan rindu untuk beribadah di tanah suci Makkah.
Laporan MUSLIM NURDIN, Kota
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – MEMAKAI seragam batik, para jemaah calon umrah dari dari AET Travel Indonesia-PT Penjuru Wisata Negeri sudah berkumpul di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbari, Rabu (17/2). Keberangkatan ini adalah perdana dan berangkat dari beberapa area di Indonesia. Masing-masing Pekanbaru, Sumatera Barat, Bengkulu, dan DKI Jakarta. Kemarin, jemaah diberangkatkan dari daerah masing-masing dan dilepas di bandara setempat.
"Alhamdulillah, hari ini (kemarin, red) kami mulai memberangkatkan jemaah ke tanah suci, khususnya jemaah yang sudah tertunda hampir dua tahun. Kami melihat begitu antusiasnya jemaah ingin berangkat ke tanah suci," ungkap Area Manager AET Travel Riau Kepri H Syamsul Bahri Samin kepada Riau Pos di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Rabu (16/2).
Menurut Syamsul, setelah keberangkatan ini akan menyusul pemberangkatan ribuan jemaah berikutnya mulai Maret nanti. Saat ini, pihak AET Travel terus mempersiapkan keberangkatan jemaah agar semuanya berjalan lancar
"In sya Allah, setelah ini akan ada ribuan jemaah AET Travel-PT Penjuru Wisata Negeri yang akan berangkat. Saat ini sudah kami persiapkan segala sesuatu untuk kepentingan keberangkatan jemaah," tambah Syamsul Bahri.
Lebih lanjut dikatakan Syamsul, untuk keberangkatan perdana ini, jemaah akan didampingi dua petugas ditambah beberapa petugas AET Travel yang bermukim di tanah suci.
"Iya, sudah menjadi standar pelayanan kami bahwa setiap 25 jemaah ada satu petugas, satu rombongan dua petugas. Jadi kali ini ada dua petugas pendamping, masing-masing Ustaz KH Muhammad Al-Khattath (Presiden Gerakan Salat Subuh Indonesia) bersama Ustaz Jasmal Beni (Area Manager DKI Jakarta," jelas Syamsul yang berharap semua proses keberangkatan dan kepulangan jamaah dalam keadaan lancar.
Sementara itu, Mukhtar salah seorang jemaah asal Kuantan Singingi mengatakan, dirinya sangat terharu bisa berangkat umrah setelah dua tahun menunggu. Mukhtar yang berangkat bersama anak dan istrinya terlihat sangat terharu saat dilepas keberangkatannya oleh manajemen AET Travel di Bandara Sultan Syarif Kasim.
"Alhamdulillah. Sudah dua tahun kami merindukan bisa berangkat dan hari ini keinginan itu terwujud. Mohon doakan kami semoga selamat dan dimudahkan Allah dalam menjalankan rangkaian ibadah di tanah suci nanti," ungkap Mukhtar yang berangkat diantar oleh puluhan keluarga dan kerabatnya.***
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…
SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…
Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…