ppkm-level-3-perketat-prokes
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Status PPKM Pekanbaru kembali ke level 3. Pemko Pekanbaru bersama Tim Satgas Covid 19, sudah menerapkan aturan dan bagaimana seharusnya masyarakat dalam beraktifitas, dan kembali untuk melawan serangan Covid-19 ini.
Untuk itu, meski status PPKM Pekanbaru level 3, legislator Kota Pekanbaru dari komisi III mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kota Pekanbaru, tidak harus khawatir yang berlebihan dalam menyikapi kebijakan yang dikeluarkan secara nasional ini.
"Tak perlu takut berlebihan dengan status PPKM Pekanbaru naik level 3. Harus disikapi dengan mentaati prokes saja dan pola hidup sehat," tegas anggota Komisi III DPRD Pekanbaru Zulkarnain, Rabu (16/2).
Disampaikannya, dengan kembali tumbuhnya sebaran Covid-19, membuat Kota Pekanbaru masuk PPKM Level 3. Dan ini merupakan hasil evaluasi satgas.
Kata politisi PPP ini, mengingatkan kasusnya tinggi ,maka kesadaran masyarakat perlu ditanamkan kembali untuk tidak abai dengan prokes. Karena masih ada potensi kenaikan kasus, apabila masyarakat tidak bijaksana menyikapinya.
Masyarakat diminta tidak paranoid. Sebab, paranoid justru akan menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga lebih gampang terserang penyakit. "Jadi, imunitas akan turun jika kekhawatiran berlebihan yang tidak pada tempatnya. Tidak semua orang yang kontak langsung dengan pasien positif corona akan tertular, jika imunnya baik," paparnya.
Disampaikannya, hasil rapat Tim Satgas Covid 19 Pekanbaru, terkait Kota Pekanbaru sudah pada PPKM level 3, yakni mulai dari pengetatan pendidikan dengan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Kapasitas peserta didik dalam satu kelas hanya diisi 50 persen.
Perlu diketahui, untuk pembelajaran tetap lanjut, tapi dengan kapasitas 50 persen. Selanjutnya di bidang ekonomi, pasar modern kapasitas nya juga dibatasi.
Soal tempat yang menjadi kerumunan banyak orang, mal, pasar dan lainnya, diminta pengelola wajib menerapkan aplikasi PeduliLindungi terhadap pengunjung. Kemudian, untuk jam operasional dibatasi hingga pukul 21.00 WIB.
"Untuk kegiatan di dalam gedung pertemuan, ditiadakan. Sementara untuk di ruang terbuka tetap diizinkan namun kapasitas dibatasi," begitu tegas Wali Kota Pekanbaru Firdaus kepada wartawan.
Tak sampai di situ, Zulkarnain juga mengimbau masyarakat, untuk lebih fokus meningkatkan imunitas tubuh, agar terhindar dari penyakit corona.
"Jika sakit pakai masker, jangan keluar rumah dan makan makanan yang bergizi. Yang jelas, pastikan keluarga kita sehat," imbaunya.(gus)
Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…
Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…
Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…
RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…
Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…
Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…