Categories: Kuantan Singingi

Tak Sekadar Sponsorship, Ini Dukungan RAPP untuk Pacu Jalur Nasional 2026

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Festival Pacu Jalur Nasional 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Tradisi turun-temurun ini bukan hanya menghadirkan persaingan antartim di arena, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaga budaya, memperkuat kebersamaan dan menghidupkan semangat gotong royong masyarakat.

Dukungan terhadap pelaksanaan event budaya tersebut kembali diberikan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), bagian dari APRIL Group. Keterlibatan perusahaan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan masyarakat sekaligus upaya menjaga tradisi lokal yang telah diwariskan lintas generasi.

Dukungan tersebut diserahkan secara simbolis General Manager Stakeholder Relations (GM SHR) RAPP Wan Moh Jakh Anza kepada Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Drs Muradi MSi. Penyerahan turut dihadiri Ketua Panitia Pacu Jalur 2026 Andi Cahyadi, Plt Kepala DLH Kuansing Dody Fitrawan, Camat Kuantan Tengah Eka Putera serta jajaran RAPP.

Pada kesempatan yang sama, Community Development (CD) RAPP juga menyerahkan 100 unit sarana kebersihan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kuansing. Sarana tersebut nantinya ditempatkan di kawasan gelanggang Pacu Jalur selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Pj Sekda Kuansing Muradi menyampaikan apresiasi atas dukungan RAPP yang dinilainya konsisten dalam membantu pelaksanaan Pacu Jalur.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih, penghargaan, dan apresiasi kepada PT RAPP yang konsisten memberikan dukungan bagi keberlangsungan event nasional Pacu Jalur,” ujar Muradi.

Sementara itu, Wan Moh Jakh Anza mengatakan dukungan tersebut merupakan bentuk keterlibatan perusahaan dalam membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan masyarakat. Salah satu bentuknya melalui dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.

Menurutnya, Pacu Jalur memiliki nilai penting bagi masyarakat Kuansing karena tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga menggambarkan semangat kebersamaan dan gotong royong.

“Pacu Jalur memiliki nilai yang sangat kuat bagi masyarakat Kuantan Singingi. Selain menjadi bagian dari identitas budaya, tradisi ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang melibatkan banyak pihak,” ujarnya.

Semangat tersebut, lanjutnya, sudah terlihat sejak pembuatan jalur, persiapan tim hingga perlombaan berlangsung. Keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan membuat Pacu Jalur tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Kuansing.

Pada Pacu Jalur Nasional 2026, RAPP juga memberikan dukungan kepada tiga jalur yang berada di wilayah operasional perusahaan. Ketiganya yakni Jalur Limbago Sati Rantau Kuantan dari Desa Kopah, Jalur Sari Jadi Gementar Alam dari Desa Pulau Beralo dan Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi dari Desa Sikakak.

Dukungan juga diberikan untuk pelaksanaan Pacu Jalur tingkat rayon yang digelar sebelum event nasional. Secara keseluruhan, dukungan RAPP mencapai Rp350 juta, mencakup kontribusi penyelenggaraan, seragam panitia, 100 unit sarana kebersihan, dukungan tiga jalur serta dana untuk Pacu Jalur tingkat rayon.

Dukungan tersebut sejalan dengan filosofi 5C APRIL Group, yakni Good for Community, Good for Country, Good for Climate, Good for Customer dan Good for Company.

Muradi menilai bantuan sarana kebersihan juga penting untuk mendukung pelaksanaan Pacu Jalur yang lebih ramah lingkungan. Ia mengajak masyarakat dan pengunjung menjaga kebersihan dengan memanfaatkan tempat sampah yang telah disediakan.

“Kami berharap kepedulian ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lainnya untuk turut mendukung Pacu Jalur,” katanya.

Melalui dukungan tersebut, RAPP berharap kolaborasi dengan Pemkab Kuansing dan masyarakat dapat terus terjaga sehingga Pacu Jalur tetap lestari sebagai warisan budaya sekaligus ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong generasi berikutnya.

Redaksi

Recent Posts

Kejari Pekanbaru Segera Gelar Perkara Kasus SPPD Fiktif, Ini yang Masih Ditunggu

Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…

8 menit ago

101 Koperasi Merah Putih di Meranti Sudah Dibentuk, Tapi Belum Satu Pun Beroperasi

Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…

27 menit ago

Menang Dua Gim, Jonatan Christie Ungkap Tantangan di Laga Perdana Kejuaraan Dunia

Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…

33 menit ago

Jalan Teratai Pekanbaru Dibedah, Drainase Tersumbat Ikut Diperbaiki hingga Akhir Tahun

Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…

1 jam ago

Unri Kenalkan Smart Posyandu di Kampar, Pencatatan Kesehatan Ibu dan Balita Kini Lebih Digital

Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…

1 jam ago

Sel Penuh Sesak hingga Musala Jadi Kamar, Begini Kondisi Lapas Telukkuantan

Lapas Telukkuantan dihuni 394 warga binaan dengan kapasitas hanya 53 orang. Kondisinya over kapasitas 600…

2 jam ago