Categories: Pekanbaru

7 Klinik Pratama Nusalima Medika Kantongi Sertifikat Kemenkes

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tujuh klinik Pratama Nusalima Medika yang beroperasi di berbagai penjuru Provinsi Riau yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di wilayah terpencil dan jauh dari akses perkotaan berhasil meraih Sertifikat Paripurna dan Utama dari Kementerian Kesehatan RI.

Sertifikasi tersebut merupakan bentuk pengakuan akan standar pelayanan yang maksimal dari tim Kementerian Kesehatan di klinik yang berada di bawah naungan PT Nusalima Medika, anak PTPN IV PalmCo Regional 3 Provinsi Riau tersebut.

Direktur Utama PT Nusalima Medika Dr Hary Andriyanto mengatakan, perolehan sertifikat tersebut kian melengkapi semangat segenap jajaran keluarga besar Nusalima Medika untuk memberikan layanan kesehatan yang prima, terutama kepada masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil di sekitar operasional kebun perusahaan.

‘’Alhamdulillah, kerja keras seluruh tim sejak akhir tahun kemarin telah membuahkan hasil dengan lima Klinik Pratama Nusalima Medika berhasil mendapatkan sertifikasi paripurna dan dua klinik lainnya meraih sertifikasi utama. Ini merupakan bukti akan komitmen kita bahwa Nusalima Medika terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama di wilayah terpencil,’’ kata Hary.

Hal senada disampaikan Manajer Klinik PT Nusalima Medika Dr Ahmad Syubki Asy’ari yang menegaskan, bahwa pihaknya memegang teguh tagline ‘’Kesehatan Anda Adalah Prioritas Kami’’. ‘’Dan kami mewujudkannya dengan didukung penuh perusahaan melalui dokter dan tenaga kesehatan yang profesional,’’ ujarnya.

Empat klinik Pratama Nusalima Medika yang memperoleh sertifikasi paripurna tersebut adalah Klinik Pratama Nusalima Kasikan, Klinik Pratama Nusalima Emplasemen Terantam, Klinik Pratama Nusalima Emplasemen Sei Galuh, dan Klinik Pratama Nusalima Sei Lindai. Seluruh klinik tersebut berlokasi di Kabupaten Kampar, Riau.

Sementara, dua klinik utama yang memperoleh sertifikasi utama adalah Klinik Pratama Nusalima Emplasemen Lubuk Dalam Kabupaten Siak dan Klinik Pratama Nusalima Sri Rokan Kabupaten Rokan Hulu.

Kemudian, Klinik Pratama Nusalima Pekanbaru yang memiliki fasilitas dan layanan kesehatan cukup lengkap mulai dari dokter umum, dokter gigi, hingga persalinan juga turut memperoleh sertifikasi serupa beberapa waktu sebelumnya.

‘’Ini pencapaian luar biasa. Kami akan terus termotivasi untuk meningkatkan layanan kesehatan prima kepada masyarakat,’’ tuturnya.

Lebih jauh, Manager Operasional dan Umum PT Nusalima Medika Rini Yulianti SSi Apt menguraikan, secara keseluruhan perusahaan me­ngelola tujuh klinik pratama yang tersebar di berbagai penjuru Riau, Klinik Utama di Pekanbaru serta satu unit rumah sakit Tandun di Kabupaten Kampar, Riau. Rumah sakit Tandun yang memiliki fasilitas lengkap serta beroperasi penuh selama 24 jam tujuh hari seminggu itu belum lama ini diganjar predikat paripurna bintang lima.(eca/ifr)

Redaksi

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

8 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

8 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

2 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

2 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

2 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago