Categories: Pekanbaru

Parkir Liar dan PKL Tak Jera

KOTA (RIAUPOS.CO) — Tidak jera, meski sudah diteribkan berkali-kali oleh Dinas Perhubungan melalui UPT Parkir Dishub Kota Pekanbaru, namun parkir liar dan Pedagang Kaki Lima (PKL) masih saja marak dan menjamur di samping Mal SKA maupun di U-turn di bawah fly over simpang Mal SKA Pekanbaru.

Selain parkir liar, pada  malam hari PKL juga terlihat menjajakan dagangannya. Paling banyak PKL yang berjualan di wilayah tersebut adalah pedagang bakso dan mie ayam. Bahkan, para pedagang juga menyiapkan kursi untuk para pembelinya. 

Dengan adanya parkir liar tersebut, otomatis Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang terdapat di Mal SKA juga tak bisa masuk. Karena terhalang oleh motor yang parkir tepat di depan halte tersebut. Bahkan jalur Trans Metro Pekanbaru dijadikan tempat parkir kendaraan roda empat dan tempat duduk para pembeli bakso dan mie ayam.

Salah seorang warga Kota Pekanbaru, Heri (27) menuturkan, jika akhir pekan atau hari-hari libur, apalagi di malam hari, PKL maupun kendaraan yang parkir liar di samping mal meningkay jumlahnya. 

"Padahal sebelumnya sudah ditertibkan. Namun kembali marak. Tentu pengendara tidak mungkin mau memarkirkan kendaraannya jika tidak disuruh oleh juru parkir liar tersebut. Malam tadi saya di sana makin ramai saja," ujarnya, Ahad (15/12).

Untuk itu, ia meminta agar dinas terkait dalam melakukan penertiban dan harus memberikan efek jera dan juga harus memberikan sanksi kepada juru parkir. Ditambah lagi jika malam hari itu kerap terjadi kemacetan panjang karena keluar masuk kendaraan dari Mal maupun dari parkir liar disamping Mal SKA.

Sementara itu, untuk tarif parkir yang dikenai sang juru parkir kepada para pengendara roda dua berbeda dengan regulasi yang seharusnya Rp1000 untuk sepeda motor, sementara juru parkir memungut Rp2000.

"Di sini parkir Rp2000 untuk motor. Rata-rata yang parkir di sini para pengunjung Mal SKA, ada juga yang khusus ingin membeli bakso maupun mie ayam yang dijajakan oleh PKL di samping MAL SKA. Di sini memang kerap terjadi kemacetan,"terangnya. (dof)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Resahkan Warga, Dua Warung Remang-remang di Kuantan Mudik Ditertibkan Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…

15 jam ago

PETI di Kampar Kiri Digerebek, Satu Operator Ekskavator Diamankan Polisi

Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…

21 jam ago

Warga Rambah Sempat Krisis Air Bersih, Ternyata Kabel Pompa Dicuri

Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…

21 jam ago

Dosen Unilak Bekali Siswa SMKN 1 Kandis Jurus Branding Digital dan Hitung Harga Jual

Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…

2 hari ago

Air Sungai Singingi Kembali Keruh, PETI Diduga Jadi Penyebab

Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…

2 hari ago

Tempuh 192 Km Selama 22 Jam, Goweser Paliko Siap Meriahkan Gowes Merdeka 2026

Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…

2 hari ago