Categories: Pekanbaru

Sekolah Tatap Muka Diisi 25 Persen Peserta Didik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)– Sekolah tatap muka direncanakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan diterapkan mulai pertengahan Juli nanti. Untuk menjaga protokol kesehatan, sekolah tatap muka hanya akan diikuti oleh 25 persen peserta didik.

Rencana sekolah tatap muka akan diterapkan sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk memulai sekolah tatap muka di tahun ajaran baru.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas, Senin (14/6) mengatakan, sekolah tatap muka ini diatur dengan skema pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Kelas hanya dapat diisi 25 persen peserta didik.

Kemudian, terhadap guru yang melakukan sekolah tatap muka juga wajib menjalani vaksin. Vaksin menjadi salah satu syarat agar mereka dapat mengajar.

"Pada bulan Juli nanti, awal tahun ajaran baru, seluruh guru sudah harus selesai divaksin. Siapa saja yang ada di sekolah itu, wajib divaksin," kata Ismardi.

Menurutnya, vaksin diperlukan untuk mendukung proses sekolah tatap muka. Karena guru dan siswa bertemu langsung. Dengan vaksin akan membuat kekebalan tubuh mereka.

Ia mengungkapkan, sebelumnya belajar tatap muka yang dimulai pada pertengahan Januari hingga awal Maret, ruang kelas hanya diisi 50 persen sesuai protokol kesehatan.

Selama dua bulan satu pekan kemarin, Ismardi memastikan peserta didik tidak ada yang terpapar virus corona. Sekolah tatap muka berjalan lancar dengan menjalankan protokol kesehatan

Sementara di awal tahun ajaran baru nanti, ditekankan Ismardi, peserta didik yang mengikuti belajar tatap muka dikurangi dari kapasitas semula. "Dari kapasitas 50 persen dikurangi lagi hingga 25 persen per lokal," jelasnya.

Kemudian untuk aktivitas sekolah dimulai pukul 07.00 hingga pukul 09.00 WIB. Pukul 10.00 WIB masuk lagi sif kedua hingga pukul 12.00 WIB. Ada kemungkinan belajar berlangsung selama tiga shift nantinya.(ali)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tak Hanya Ritel Modern, DPRD Minta Parkir RS Juga Gratis

DPRD Pekanbaru mendorong Pemko menggratiskan parkir rumah sakit. Parkir dinilai memberatkan keluarga pasien dan perlu…

5 jam ago

Direvitalisasi, Rumah Singgah Tuan Kadi Kini Diperkaya Koleksi Bersejarah

Revitalisasi Rumah Singgah Tuan Kadi terus berjalan tanpa mengubah struktur bangunan. Koleksi vintage ditambah untuk…

5 jam ago

Video Diduga Pesta Waria di THM Viral, DPRD Desak Tindakan Tegas

Video diduga pesta waria di THM Pekanbaru viral. Komisi I DPRD mendesak Pemko dan polisi…

6 jam ago

Aspal Terakhir 1992, Jalan Poros di Kecamatan Bantan Pulau Bengkalis Kian Memprihatinkan

Sejumlah jalan poros di Pulau Bengkalis rusak parah dan berlubang dalam. Warga mendesak Pemkab Bengkalis…

8 jam ago

Ratusan Keluarga di Meranti Pilih Mundur dari Bansos

Di tengah tingginya angka kemiskinan, 280 keluarga di Kepulauan Meranti memilih mundur dari penerima bansos…

9 jam ago

Pelaku Tabrak Pekerja Marka Jalan Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Seorang pekerja marka jalan tewas ditabrak minibus di Pekanbaru. Pengemudi yang lalai dan sempat kabur…

9 jam ago