Categories: Pekanbaru

Pekanbaru Awali Edukasi Modifikasi ala NMAA

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Trending Workshop National Modificator and Aftermarket Association (NMAA) 2020 dimulai dari Kota Pekanbaru. Acara ini digelar di SKA Convention and Exhibition Center, Sabtu (14/3). Ini merupakan rangkaian road to event Indonesia Modification Expo (IMX) 2020.

Menurut Andre Mulyadi, selaku pendiri dari asosiasi aftermarket NMAA, di Pulau Sumatera, geliat modifikasi di Kota Pekanbaru termasuk besar dan sudah makin terarah kualitasnya.

"Pekanbaru rasanya tepat untuk dijadikan lokasi awal dimulainya rangkaian Trending Workshop tahun ini," ujarnya di Jakarta Ahad (15/3).

Diikuti oleh 100-an orang undangan yang terdiri dari komunitas mobil, pecinta otomotif, serta modifikator, Trending Workshop NMAA 2020 Pekanbaru diisi berbagai informasi dan trend modifikasi yang dibagikan oleh para creative leaders. Di antaranya adalah Andre Mulyadi, Aris Harvenda selaku NMAA Steering Committee, juga Yomin Sugianto yang merupakan pendiri Yoong Motor Group.

Trending Workshop 2020 Pekanbaru menjadi lebih sarat makna karena dihadiri pula oleh Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin RI. Dalam kesempatan tersebut beliau memberikan sosialisasi Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI) untuk modifikator.

Hal ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Pemerintah Indonesia, melalui Kemenperin RI untuk industri otomotif, khususnya modifikasi yang digerakkan oleh generasi milenial.

Kementerian Perindustrian sangat mengapresiasi progress Indonesia Modification Expo (IMX) yang diselenggarakan NMAA pada 2019. Yang mencatat jumlah visitors mencapai kurang lebih 22 ribu pengunjung. Rencanannya tahun ini main event IMX akan diadakan di Jakarta Conventional Center (JCC).

Terkait industri modifikasi yang sedang berkembang, Kementerian Perindustrian sedang menyusun rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Modifikasi. Gunannya sebagai acuan atau standar dalam hubungannya dengan kemampuan kerja yang meliputi aspek keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja yang sesuai dengan pelaksanaan tugasnya. Serta sesuai dengan persyaratan dari pekerjaan yang sudah ditetapkan.

SKKNI Modifikasi nantinya dapat mencetak tenaga kerja terutama di sektor industri modifikasi yang bersertifikat dan berkompetensi yang diakui di nasional. Nantinya diharapkan adanya perubahan ekosistem modifikasi dan tumbuhnya kreatifitas untuk dan membuat produk produk modifikasi berkualiats yang berstandar nasional.

Perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia, menyambut baik kolaborasi kedua kalinya dengan NMAA untuk mendukung masyarakat, dalam hal ini pelaku industri modifikasi otomotif, dalam menciptakan peluang bisnis lewat pemanfaatan teknologi.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

1 hari ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

1 hari ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

1 hari ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

1 hari ago

Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

Tim SAR menemukan Amir meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Meranti.…

1 hari ago

Pendaftaran Masih Dibuka, 830 Peserta Sudah Amankan Tempat di Gowes Merdeka

Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 telah mencapai 830 orang dari 81 komunitas. Pendaftaran masih…

1 hari ago