Categories: Pekanbaru

Mahasiswa UIN Suska Adukan Kebijakan Rektor

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) —  Sejumlah mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sutan Syarif Kasim (Suska) Riau mendatangi Komisi V DPRD Riau, Kamis (14/11). Kedatangan para mahasiswa itu bertujuan untuk mengadukan keluh kesah yang dirasakan sejak beberapa waktu lalu. Salah satunya mengenai kebijakan Rektor UIN Suska yang dianggap otoriter.

Kedatangan para maMahasiswa UIN Suska Adukan Kebijakan Rektor

orang anggota. Yakni Ade Hartati, Agung Nugroho dan Mira Roza. Dalam kesempatan itu, para wakil rakyat mempersilakan mahasiswa menyampaikan unek-unek yang dirasakan.

 "Silakan sampaikan apa yang selama ini adik-adik rasakan,"ucap Sekretaris Komisi V, Sulastri.

Perwakilan mahasiswa Rezky Tobing menuturkan, pihaknya kerap mendapat intimidasi secara langsung dari pihak rektorat. Sebagai contoh sewaktu pihaknya melaksanakan aksi demo soal asap yang dilakukan beberapa waktu lalu. Saat itu ada sekitar dua ribu mahasiswa UIN Suska yang turun ke DPRD Riau. Namun pihak kampus menegaskan agar aksi tersebut tidak dilakukan atas nama kampus.

"Kami datang sekitar 2 ribuan orang. Semua dari mahasiswa UIN Suska. Pihak kampus meminta agar kami tidak mengatasnamakan kampus," Rezky Tobing.

Bahkan para aktivis yang getol menyuarakan suara masyarakat juga diancam akan dikenakan sanksi bila tetap melaksanakan aksi. Lebih buruk lagi, lanjut Rezky, pihaknya juga mendapat ancaman berupa drop out atau dikeluarkan dari kampus bila tidak mengikuti aturan yang dibuat kampus. Aturan tersebut dirasa dia sangat bertentangan dengan kebebasan berpendapat serta demokrasi.

"Contoh lainnya, ketua Dewan Mahasiswa (Dema) itu ditunjuk langsung Rektor. Bukan lagi melalui pemilihan oleh mahasiswa. Ini yang menurut kami sangat bertentangan dengan nilai demokrasi," tambahnya.

 Menanggapi hal itu, Anggota Komisi V DPRD Riau Ade Hartati menyebut bahwa kebebasan berpendapat sudah dijamin Undang-undang. Meski persoalan yang dialami mahasiswa merupakan kewenangan pemerintah pusat, namun pihaknya berjanji akan menyelesaikan persoalan yang diadukan tadi.

Ia juga meminta mahasiswa untuk menyiapkan bukti-bukti serta data yang dirasa perlu agar DPRD Riau bisa menindak lanjuti.

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi V lainnya, Agung Nugroho. Menurut dia, mahasiswa adalah corong masyarakat dalam menyuarakan pendapat. "Saya siap mendukung adik-adik mahasiswa," tegasnya.

Ia kemudian meminta mahasiswa untuk mengumpulkan petisi sebanyak-banyaknya untuk diserahkan kepada dewan. Setelah itu ada, pihaknya akan mencoba melakukan klarifikasi kepada pihak kampus.(nda)hasiswa itu disambut oleh Sekretaris Komisi V DPRD Riau Sulastri serta 3

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Buron Usai Jambret Santunan Ramadan Anak Yatim, Pelaku Diciduk di Sumbar

Pelaku jambret uang santunan anak yatim di Pekanbaru ditangkap di Sumbar setelah buron dua pekan.…

1 jam ago

Polisi Ungkap Penimbunan BBM Subsidi, Solar 3.200 Liter Disita

Polisi di Riau menangkap dua pelaku penimbunan BBM subsidi. Ribuan liter solar dan pertalite diamankan,…

2 jam ago

Jadi Aset Pemko, Rusunawa Rumbai Siap Ditata Total

Pemko Pekanbaru mulai membenahi Rusunawa Yos Sudarso. Wako soroti kondisi kumuh dan siap beri keringanan…

2 jam ago

Tarif Parkir Kuliner Cut Nyak Dhien Disorot, Pengunjung Dipatok Rp5.000

Pengunjung kuliner malam Cut Nyak Dhien mengeluhkan tarif parkir hingga Rp5.000. Dishub Pekanbaru janji segera…

2 jam ago

Kronologi Lengkap Pembunuhan Nenek di Siak, Pelaku Sudah Merencanakan

Seorang pemuda di Siak tega bunuh nenek kandung usai salat Magrib. Pelaku ditangkap di hotel…

21 jam ago

Stok Darah RSUD Rohul Jadi Perhatian, PMI Teken MoU dengan OPD

PMI Rohul dan OPD teken MoU untuk jaga stok darah RSUD. Targetkan 3.000 kantong per…

22 jam ago