PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dua pria beriniÂsial RHM alias Marbun (30) dan RS alias Randi (31) menjadi tahanan Polsek Bukit Raya. Keduanya mencoba melakukan penggelapan sepeda motor. Pemuda ini mengelabui korban dengan cara meminjam sepeda motor untuk membeli rokok.
Dikisahkan Kapolsek Bukit Raya AKP Arry Prasetyo, pada saat korban sedang duduk di kedai kopi Jalan Imam Munandar, pelaku RHM dan RS mendatangi korban. “Pelaku bilangnya mau pinjam sepeda motor warna hitam dengan nomor polisi BM 4802 AAC untuk beli rokok. Ternyata, tidak kunjung dikembalikan,” sebutnya.
Peristiwa itu dialami korÂban pada 21 September 2020 malam. Selang sebulan, laporan korban pun berhasil diungkap. Kanit Reskrim Iptu Abdul Halim pun mengamankan pelaku pada 11 Oktober 2020 siang di Jalan Kapau Sari, Tenayan Raya.
“Hasil penyidikan, kedua pelaku menjual barang bukti sepeda motor itu kepada Sijuntak di Jalan Jenderal Sudirman. Motor itu disepakati Rp2,5 juta,” urainya.
Hasil penjualan pun kemudian dibagi dua. RS mendapat bagian Rp500 ribu sedangkan RHM mendapat bagian Rp 2 juta. Katanya, uang tersebut dipergunakan untuk kehidupan sehari-hari.
Tindak kejahatan penggelapan yang dilakukan kedua pelaku patut dijerat pasal Pasal 372 KUHPidana. Sementara itu, kapolsek mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat meminjamkan kendaraan.
Menurutnya, siapa saja bisa jadi korban kejahatan. Sebab, para pelaku kejahatan tidak memandang bulu.(sof)
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…