Categories: Pekanbaru

Mengaku Polisi, Motor Penjambret Dibakar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pria berinisial Z alias Feri (47) harus melihat sepeda motornya dibakar massa. Lantaran ia melakukan jambret kepada pelajar yang sedang melintas di Jalan Srikandi-Jalan Sekuntum, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (13/10) siang itu disertai penyamaran pelaku yang mengaku sebagai anggota polisi. Beruntung, usai handphone (HP) korban disita pelaku, salah satu adik korban sadar bahwa pelaku melarikan diri. Selanjutnya,  terjadi kejar-kejaran.

"Modus pelaku Z, menanyakan kelengkapan surat kepada korban M Alfi Reza (13). Karena korban tidak bisa menunjukan surat-surat, sebagai jaminan pelaku meminta HP Samsung 11 korban," ucap Kapolresta Pekanbaru Kombespol Nandang Mu'min Wijaya melalui Kapolsek Tampan Kompol Hotmartua Ambarita.

Dilanjutkannya, jika sudah membawa kelengkapan surat berkendara dan mendatangkan orang tua, pelaku sebut agar kembali ke lokasi. Namun, saat korban hendak memutar motor dan pulang ke rumahnya, tiba-tiba pelaku juga pergi.

"Nah, mengetahui pelaku pergi, adik korban bilang ke korban bahwa mereka ditipu. Selanjutnya, pelaku lari menuju Jalan As Shofa, Payung Sekaki. Di sana lah motor korban dan pelaku sama-sama terjatuh," ucapnya.

Masyarakat sekitar pun berkerumun ke lokasi. Usut punya usut, saat korban hendak meminta HP, korban diancam menggunakan senjata tajam (sajam) berjenis sangkur.

"Begitu pelaku lengah, sajam milik pelaku berhasil diamankan massa. Dikarenakan emosi massa tersulut, sepeda motor Honda Beat pelaku Z pun dibakar di sekitar Jalan As-Shofa," ujarnya.

Dari kejadian itu pula, korban sempat mengalami luka di bagian wajah, tangan, dan kaki. Selanjutnya, korban membuat laporan ke Polsek Tampan. Sementara itu,  pelaku sempat digelandang ke Polsek Payung Sekaki sebelum dibawa ke Polsek Tampan.

"Pengakuan tersangka baru satu kali melakukan jambret. Untuk barang bukti atau bangkai motor sudah diangkut di Polsek Tampan," tutupnya. (sof) 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

24 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

1 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

1 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

1 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

1 hari ago