Categories: Pekanbaru

Bank Sampah Induk Diresmikan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kota Pekanbaru kini memiliki bank sampah induk bernama Hijau Lestari Terus. Usai diresmikan, Selasa (14/9), keberadaannya akan melengkapi 267 bank sampah yang saat ini sudah ada.

Bank Sampah Induk Hijau Lestari Terus ini berada di workshop Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru di Jalan Rawamangun. Bersamaan dengan peresmian ini dilakukan pula penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) antara Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dengan PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) PLTU Tenayan Raya.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT mengungkapkan, bank sampah adalah program nasional ini yang diputuskan menjadi salah satu strategi pengurangan sampah. "Di dalam sistem informasi persampahan nasional, dia setiap kota itu dipantau, " katanya.

Dia melanjutkan, pada tahun 2020 lalu kinerja persampahan Kota Pekanbaru disebutnya sesuai dengan apa yang diatur pemerintah pusat. ’’Ada tiga indikator,  pengurangan sampah yang dibawa ke TPA. Tahun lalu diberikan batasan minimal 20 persen. Kita bisa di atas 23 persen,’’ jelasnya.

Kemudian pengelolaan sampah di TPA maksimal 75 persen. Untuk Pekanbaru saat ini 73 persen. "Lalu jumlah sampah yang dikelola, 5,2 persen. Artinya kinerja yang dilakukan sudah dapat mencapai target nasional yang diamanahkan presiden,’’ imbuhnya.

Keberadaan bank sampah lanjut Firdaus mengajarkan filosofi bahwa sampah bukan masalah tapi berkah. "Bisa menjadi berkah dengan sudut pandang di dalam sampah ada nilai ekonomis. Maka bank sampah ini salah atau kegiatan yang bisa menjadikan sampah kegiatan bernilai ekonomi, " urainya.

Wako kemudian memberi arahan pada jajarannya agar lebih serius menjalankan program bank sampah. "Evaluasi kita, ada kelurahan yang belum telaten membina bank sampah.  Juga di sekolah 40 persennya belum memiliki bank sampah, "  tegasnya.

Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru Dr Marzuki menjelaskan, di Pekanbaru saat ini ada 267 bank sampah  dengan rincian, unit RW 127, unit sekolah 105, unit rumah sakit 6, unit hotel 2, OPD 5, Kantor Camat 12. "Dan di kantor lurah 10,” paparnya.

Sementara itu, GM PJB PLTU Tenayan Arif Wicaksono menyampaikan, kerja sama yang terjadi antara Pemko Pekanbaru dengan PJB PLTU Tenayan Raya adalah momentum silaturahmi dan sinergi. "Semoga membawa berkah bagi kita semua. Dengan penandatanganan MoU ini meningkatkan interaksi dan hal positif lainnya agar berkontribusi untuk kemajuan Kota Pekanbaru, " singkatnya.(ali)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

8 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

8 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

8 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

9 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

10 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

10 jam ago