Categories: Pekanbaru

Sepanjang Juni, Terjadi 13 Lakalantas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Mematuhi peraturan lalu lintas menjadi hal wajib bagi pengguna kendaraan, baik roda dua, empat dan transportasi umum lainnya. Ini dapat menghindari dari berbagai hal yang tidak diinginkan seperti tilang maupun kecelakaan, baik tunggal maupun tidak.
Hal itu disampaikan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Pekanbaru AKP Emil Eka Putra, kemarin. Dijelaskannya, sepanjang Juni 2019, terdapat 13 kecelakaan lalu lintas (lakalantas).
Akibatnya, terdapat tiga orang meninggal dunia, enam luka berat dan tujuh orang luka ringan. Total kerugian material sebesar Rp27.200.000. Kemungkinan-kemungkinan terjadinya lakalantas pun dipertegas oleh Kepala Sub Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Ipda Ratna Wilis. Katanya, faktor kecelakaan dipengaruhi oleh pertama, manusia. Kedua, kendaraan. Ketiga, alam atau cuaca. Keempat jalan.
‘’Manusia menjadi faktor pertama. Hal itu karena manusia yang mau taat atau tidak kepada peraturan. Jika taat dengan rambu-rambu lalu lintas serta safety dengan memakai helm misalnya untuk pengendara roda dua, surat-surat pun lengkap, tentu memungkinkan kita jauh dari kecelakaan,’’ jelasnya.
Kemudian, taat peraturan selain berguna untuk keselamatan diri sendiri juga berguna untuk keselamatan orang lain. ‘’Ini tidak, begitu nampak lampu APILL berwarna oranye langsung di gas total. Hal-hal yang seperti itu jangan disepelekan,’’ imbuhnya.
Faktor kendaraan pun menjadi bagian penting saat bepergian. Hal itu dikarenakan jika kendaraan tidak dalam kondisi baik atau tiba-tiba merasa tidak enak dipakai, segeralah untuk diservis. ‘’Daripada terjadi apa-apa saat di jalan, seperti mogok, mending diservis. Jika kendaraan sudah diservis kan enak mau dibawa kemanapun,’’ ujarnya.
Selanjutnya, faktor alam pun menjadi momok yang harus diperhatikan. Saat musim hujan, akan menimbulkan jalanan yang licin, sehingga berkendaralah dengan normal. Tidak perlu melaju kencang, begitu juga saat musim panas.
Faktor yang terakhir adalah jalan. Katanya, benar adanya bahwa beberapa jalanan di Pekanbaru ada yang berlubang bahkan sampai seperti kolam pancing. Seperti beberapa waktu lalu yang terjadi di Jalan Sigunggung. ‘’Solusi jalan Sigunggung, tinggal menunggu pelelalangan, begitu kata pihak PUPR kepadanya. Semoga jalan tersebut benar-benar segera diselesaikan agar tidak ada lagi istilah kolam pancing,’’ terangnya.
Tak hanya itu, jalan yang kerap alami banjir pun sering terjadi di Jalan Soebrantas atau sekitar Panam. Sehingga, saat musim hujan dan banjir datang, tim lantas pun langsung turun ke lapangan untuk mengecek dan memandu kendaraan yang melintas supaya tidak jatuh atau mogok di pertengahan jalan.
‘’Kami pihak lalu lintas langsung turun ke jalan. Sehingga dapat langsung memantau bagaimana kondisi yang terjadi di lapangan. Selain itu dapat membaur dengan masyarakat,’’ jelasnya.
Bahkan, pihak lantas pun kerap melakukan penyuluhan kepada masyarakat maupun pelajar. Hal tersebut guna mengedukasi bagaimana tatacara berkendara, hal yang diperlukan saat berkendara dan lainnya.
Sejauh ini, katanya, upaya yang dilakukan, sosialisasi ke sekolah, instansi, meningkatkan patroli rawan laka, safety riding ke sopir maupun pengendara. Sehingga mengetahui akibat dari kelalaian.(*3)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

3 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

4 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

4 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

4 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

4 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

5 jam ago