Categories: Pekanbaru

Pasar Kaget Dilarang Beroperasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota (Pemko) menegaskan larangan pasar ilegal atau pasar kaget yang beroperasi saat pandemi Covid-19 ini. Apalagi di tengah pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Karena pasar yang beroperasi saat pemberlakuan PSBB hanyalah pasar tradisional yang resmi saja.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru, Firdaus mengatakan bahwa pedagang yang berpindah-pindah atau yang dikenal dengan pasar kaget itu secara tegas dilarang beroperasi. Karena tidak memiliki izin resmi.

Menurutnya, pedagang yang berpindah-pindah ini, bukan semuanya orang Pekanbaru, ada juga pedagang dari daerah lain yang dikoordinir oleh oknum tertentu untuk berjualan di pasar kaget.

“Setelah kami mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan untuk pemberlakuan PSBB, maka alasan kami untuk menertibkan kebaradaan pasar kaget ini juga bisa lebih kuat,” ujar Firdaus, Selasa (14/4).

Untuk itu, pasar tradisional yang boleh beroperasi adalah pasar tradisional yang resmi. “Bagi pedagang yang berpindah-pindah, kami minta untuk masuk ke dalam pasar tradisional yang resmi. Berdaganglah di pasar yang resmi,” imbuhnya.

Lanjutnya lagi, jika pedagang yang berpindah-pindah atau pasar kaget ini tetap beroperasi, maka akan pihaknya akan menuntut dengan tegas untuk segera bubar dan akan dikenakan sanksi tegas.

Sementara itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) bakal mencabut izin usaha tempat hiburan yang beroperasi di saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diterapkan.

Kepala DPM-PTSP Kota Pekanbaru Muhammad Jamil, ketika dikonfirmasi terkait operasional tempat hiburan saat PSBB berlangsung mengatakan pelaku usaha, salah satunya tempat hiburan harus mengikuti aturan pemerintah. Kalau membandel maka akan melakukan tindakan tegas dengan mencabut izinnya usahanya.  

Ditegaskan Jamil, pelaku usaha tempat hiburan harus mematuhi aturan yang dibuat Pemerintah Kota. Apalagi disaat kondisi saat ini ditengah ancaman wabah Covid-19 di Pekanbaru.(dof)

 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Makam Remaja Korban Dugaan Perundungan Dibongkar, Polisi Cari Fakta Baru

Polda Riau membongkar makam remaja yang diduga menjadi korban perundungan. Hasil autopsi akan menjadi bukti…

23 jam ago

Mobil Ayah Sendiri Digondol Anak Kandung, Polisi Bergerak Cepat Tangkap Pelaku

Pria di Kampar ditangkap usai diduga mencuri mobil dan ponsel milik ayah kandungnya. Pelaku juga…

1 hari ago

HSBL Seri Perawang Resmi Bergulir, Siak Bidik Lahirkan Wakil Tangguh ke DBL

Riau Pos-HSBL 2026 Seri Perawang resmi dibuka di GOR Tualang. Pemkab Siak berharap kompetisi melahirkan…

1 hari ago

Teror Monyet Belum Usai, Pembelajaran Daring Diterapkan Demi Keselamatan Siswa

Teror monyet liar di Tembilahan kini mengganggu aktivitas sekolah. Siswa dipulangkan dan pembelajaran daring diterapkan…

1 hari ago

Tiga Hari Dicari, Satu Korban Kapal Tenggelam Ditemukan Tewas, Satu Masih Hilang

Tim SAR menemukan Amir meninggal dunia pada hari ketiga pencarian korban kapal tenggelam di Meranti.…

1 hari ago

Pendaftaran Masih Dibuka, 830 Peserta Sudah Amankan Tempat di Gowes Merdeka

Peserta Riau Pos Gowes Merdeka 2026 telah mencapai 830 orang dari 81 komunitas. Pendaftaran masih…

1 hari ago