Categories: Pekanbaru

Ayah Cabuli Anak Tiri sejak Tahun 2016

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seorang pria berinisial HA (44) yang berstatus sebagai ayah tiri terpaksa berurusan dengan polisi akibat melakukan pencabulan terhadap kedua anak tirinya berinisial S (12) dan A (19). Tidak hanya sekali, tetapi perbuatan yang tidak terpuji itu sudah dilakukan pelaku (ayah tiri)  berulang kali.

Aksi pencabulan ini terbongkar setelah korban tidak tahan lagi dengan perlakuan ayah tirinya dan mengadu persoalan tersebut ke ibu kandungnya.

"Aksi pencabulan ini sudah dilakukan sejak tahun 2016. Tersangka mencabuli dua kakak beradik yang merupakan anak tirinya," ujar Kapolsek Tampan, AKP I Komang Aswatama, melalui Kanit Reskrim Iptu Aspikar, Senin (13/12).

Aksi pencabulan yang dilakukan oleh pelaku HA kepada kedua anak tiri perempuan berinisial S (12) dan kakaknya A (19) dilakukan di rumah yang mereka huni di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan.

Ia menuturkan, terakhir aksi itu dilakukan pada 4 November 2021 lalu. Saat itu korban S yang masih duduk di bangku SMP tinggal berdua dengan pelaku di rumah.

"Ibu kandung korban ketika itu sedang di rumah sakit mengurus kakaknya yang sedang sakit. Korban yang saat itu sedang tidur di kamarnya kemudian dimasuki oleh tersangka dan melakukan cabul terhadap korban dengan cara menindih korban yang sedang bermain handphone," terangnya. "Hal yang serupa juga dialami kakak korban. Karena sudah tidak tahan korban mengadu ke ibunya. Sehingga tersangka dilaporkan," lanjut Kapolsek.

Ditambahkannya, pengakuan tersangka, telah melakukan aksinya puluhan kali. Aksi itu dilakukan sejak korban duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Kakak korban berinisial A juga sudah pernah dicabuli oleh tersangka sebanyak lima kali.

Atas perbuatan bejat itu, tersangka ditangkap di rumahnya, Rabu (8/12) kemarin. Tanpa perlawanan, tersangka mengakui perbuatannya. Kepada tersangka dijerat dengan Pasal 81 Ayat (3) Jo Pasal 76D dan Pasal 82 ayat (2) Jo Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang tentang Perlindungan Anak.(dof)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

14 jam ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

14 jam ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

2 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

2 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

2 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

2 hari ago