Categories: Pekanbaru

Asyiknya Bincang Catatan Ayat Lelaki ar-Rahman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pelajar dari berbagai sekolah tingkat SMA, mengikuti bincang novel berjudul Catatan Ayat Lelaki ar-Rahman, Sabtu (14/9) di perpustakaan Soeman HS. Novel yang merupakan catatan perjalanan ini ditulis oleh Bambang Kariyawan Ys, Freddy Antara, Meiza Ihsan dan Rizki Andrian.

Bincang novel ini menghadirkan novelis perempuan Riau Nafi'ah Al Mi'rab, duta baca Riau Wamdi, novelis dan redaktur majalah budaya Annida Arlen Araguci dan sastrawan Riau Bambang Kariyawan yang juga salah seorang penulis dalam novel ini. Beberapa sastrawan Riau seperti Kunni Masrohanti dan Dahrial Iskandar, juga hadir.

''Kami sangat senang dengan diskusi atau bincang-bincang sastra yang kembali dilaksanakan di perpustakaan kita ini. Kalau perlu setiap minggu ada aktivitas literasi seperti ini,'' kata Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Riau, Iwan SH MSi yang membuka kegiatan tersebut mewakili kepala dinas.

Nafi'ah lebih banyak bercerita tentang proses kreatif menjadi penulis, sedang Arlen lebih banyak mengupas buku Catatan Ayat Lelaki ar-Rahman. Wamdi juga membahas buku tersebut yang disebutnya antara novel atau tidak dengan bentuk catatan monolog dan kekuatan diksi-diksi yang ada di dalamnya. Ia juga menyebutkan buku tersebut sebagai bukti mudahnya menulis, termasuk pengalaman setiap orang, termasuk buku itu yang berangkat dari pengalaman penulis-penulisnya.

Sementara, Bambang Kariyawan, menceritakan kembali apa yang telah ditulisnya dalam novel tersebut, yakni tentang pengalamannya saat menjalankan ibadah haji di tanah suci. ''Pengalaman saat menunaikan ibadah haji di tanah suci, ini yang saya tulis dan menjadi buku ini. Waktu itu saya merasa sangat punya waktu banyak, padahal saya sudah beribadah full. Maka saya manfaatkan untuk menulis. Tidak ada yang sulit dalam menulis, yang penting dimulai,'' katanya.

Acara yang digagas Forum Lingkar Pena (FLP) Pekanbaru dalam Bangsal Sastrawan ini diawali dengan pembacaan puisi oleh Kunni Masrohanti dan Arlen Araguci. Keduanya membaca puisi tentang asap, sesuai dengan kondisi Pekanbaru saat ini.(kun)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Sasar Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat, 4 Orang Ditangkap

Satresnarkoba Polresta Pekanbaru menggelar razia di Kampung Dalam dan Pangeran Hidayat. Empat orang diamankan, seluruhnya…

19 menit ago

Didemo Emak-emak, Tujuh Kafe Remang-remang di Tapung Akhirnya Disegel

Tujuh kafe di Desa Gading Sari, Tapung, disegel tim gabungan setelah dikeluhkan warga. Petugas juga…

1 jam ago

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

21 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

22 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

22 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

22 jam ago