Categories: Kampar

Didemo Emak-emak, Tujuh Kafe Remang-remang di Tapung Akhirnya Disegel

TAPUNG (RIAUPOS.CO) – Sebanyak tujuh kafe di Desa Gading Sari, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, disegel dalam operasi gabungan yang digelar Polsek Tapung bersama Tim Yustisi Kabupaten Kampar, Sabtu (11/7/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat yang menilai keberadaan kafe-kafe tersebut telah mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.

Sebelum operasi dilaksanakan, puluhan ibu rumah tangga di Desa Gading Sari menggelar aksi menyampaikan aspirasi terkait keberadaan sejumlah kafe remang-remang yang dinilai meresahkan warga. Keluhan tersebut kemudian mendapat respons cepat dari aparat kepolisian bersama pemerintah daerah.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan melalui Kapolsek Tapung Kompol YE Bambang Dewanto mengatakan pihaknya langsung melakukan pemantauan setelah aksi warga berlangsung. Hasilnya, Polsek Tapung bersama Tim Yustisi menggelar operasi gabungan sekaligus melakukan penyegelan terhadap sejumlah kafe yang diduga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami telah memantau aksi yang dilakukan warga sehari sebelumnya. Menindaklanjuti laporan tersebut, hari ini Polsek Tapung bersama Tim Yustisi Kabupaten Kampar melaksanakan operasi gabungan sekaligus melakukan penyegelan terhadap sejumlah kafe yang diduga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujar Kompol Bambang, Ahad (12/7/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah minuman beralkohol yang ditemukan di lokasi. Barang bukti yang diamankan terdiri atas enam botol bir merek Anker, dua botol anggur merah merek Atlas, serta sekitar setengah ember minuman tradisional jenis tuak.

Mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Kampar Nomor 8 Tahun 2017 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum, sebanyak tujuh warung atau kafe kemudian disegel dan ditutup oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar. Selanjutnya, pengelola maupun pemilik bangunan akan dipanggil untuk menjalani proses sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolsek menjelaskan, operasi gabungan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Polsek Tapung, Tim Yustisi Kabupaten Kampar, Satpol PP Kabupaten Kampar, Tim Opsnal Polres Kampar, Koramil 16 Tapung, pihak Kecamatan Tapung, Pemerintah Desa Gading Sari, hingga tokoh masyarakat setempat.

Kompol Bambang menegaskan, pihaknya akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Tapung. Selain itu, aparat akan menindak setiap aktivitas yang terbukti melanggar peraturan daerah maupun berpotensi mengganggu kondusivitas lingkungan.(kom)

Redaksi

Recent Posts

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

1 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

1 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

1 hari ago

Satu Tim dengan Sang Putra, Kebahagiaan Coach Suryo Dampingi Debut Alif di Firstman

Kepala pelatih MAN 1 Pekanbaru Suryo Pranoto merasakan kebahagiaan tersendiri saat mendampingi putra kandungnya, Muhammad…

1 hari ago

WNA Asal India Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Hotel Jalan Hang Tuah Duri

Seorang WNA asal India berinisial SR (61) ditemukan tidak bernyawa di kamar hotel kawasan Jalan…

2 hari ago

Polda Riau Libatkan Bhabinkamtibmas dalam Program Rehabilitasi Mangrove M4CR

Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono memperkuat komitmen menjaga ekosistem pesisir…

2 hari ago