Categories: Pekanbaru

Wako Agung: 70 Persen Sekolah di Pekanbaru Sudah Tersentuh Program Cek Kesehatan Gratis

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wali Kota Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM, memastikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau hampir 70 persen anak sekolah di kota ini. Program yang melibatkan tenaga medis dari 21 puskesmas dan rumah sakit pemerintah ini menyasar siswa SD, SMP, hingga SMA, baik negeri maupun swasta, termasuk pesantren.

“CKG sudah mencakup sekitar 70 persen dari total sekolah di Pekanbaru,” ujar Agung saat meninjau pelaksanaan CKG di Sekolah Ma’had Tahfizd Al Misykah, Rabu (13/8). Program ini, yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto, memberikan pemeriksaan kesehatan sejak dini, mulai dari mata, gigi, telinga, tumbuh kembang, hingga pemberian vitamin.

Untuk memastikan kelancaran dan kualitas program, Agung turun langsung ke sekolah-sekolah. “Kami ingin masyarakat yakin, obat-obatan yang digunakan aman dan hasil pemeriksaannya bermanfaat,” tegasnya. CKG juga dimanfaatkan untuk memetakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah.

Bagi sebagian siswa, ini menjadi pengalaman pertama diperiksa lengkap di sekolah. Agung menekankan pentingnya kesadaran kesehatan sejak bangku sekolah agar anak-anak Pekanbaru tumbuh sehat dan siap meraih masa depan. Senin (4/8) lalu, ia meninjau pelaksanaan CKG di SMA Negeri 2 Pekanbaru, yang disambut hangat oleh ratusan siswa, termasuk karena Agung adalah alumni sekolah tersebut.

CKG di Pekanbaru berlangsung sepanjang Juli hingga awal Agustus 2025 sesuai Surat Edaran Gubernur Riau. Program ini menjadi bagian dari strategi percepatan pembangunan kesehatan dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Selain SMAN 2, Agung juga meninjau SMP Muhammadiyah 1 dan SD Negeri 145 Pekanbaru, menyaksikan langsung pemeriksaan ratusan siswa oleh tenaga medis.

Pemeriksaan dilakukan sesuai usia siswa. Anak usia SD dicek status gizi, kesehatan mata, gigi, telinga, tekanan darah, gula darah, hingga imunisasi. Untuk SMP, ditambah pemeriksaan anemia, talasemia, dan imunisasi HPV bagi siswi. Sedangkan di SMA, pemeriksaan lebih komprehensif termasuk kesehatan reproduksi dan deteksi hepatitis B.

Agung menegaskan, CKG bukan sekadar skrining kesehatan, tetapi juga akan ditindaklanjuti jika ditemukan indikasi penyakit. “Target kami memeriksa 1.000 siswa dalam tiga hari. Data hasil pemeriksaan ini akan jadi acuan penting dalam kebijakan kesehatan pelajar,” ujarnya. Program ini membuktikan keseriusan Pemko Pekanbaru dalam meningkatkan kesehatan peserta didik, selaras dengan arahan Presiden untuk membangun SDM unggul.(ali)

Redaksi

Recent Posts

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

14 jam ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

2 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

2 hari ago

BBM Langka di Pulau Bengkalis, Pertalite Eceran Tembus Rp25 Ribu per Liter

Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…

2 hari ago

Tak Seramai Tahun Lalu, Animo Pengunjung Festival Bakar Tongkang Rohil Berkurang

Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…

3 hari ago

Pendaftaran SPMB SD Pekanbaru Ditutup Hari Ini, Pengumuman Dijadwalkan 3 Juli

Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…

3 hari ago