Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Terkuaknya kasus kekerasan terhadap balita baru-baru ini di sebuah daycare di Kota Pekanbaru tak hanya menyadarkan para orang tua, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Anak sebagai individu lemah harus selalu dilindungi karena risiko bisa datang dari mana saja.
Hal ini disampaikan Kapolsek Senapelan AKP Akira Ceria di sela-sela menghadiri acara Sosialisasi Advokasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Pekanbaru, baru-baru ini.
AKP Akira mengingatkan, seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam mewujudkan perlindungan terhadap anak. ’’Kita bisa mulai dari sekolah, bahkan dari rumah, di mana kita bisa memberikan edukasi kepada anak kita secara langsung,’’ ujarnya.
Khusus sekolah atau lembaga pendidikan, selain edukasi pencegahan, dirinya juga menyarankan harus ada upaya deteksi dini. Ini bisa dilakukan dengan mengetahui indikasi-indikasi kekerasan fisik maupun kekerasan seksual.
’’Saya berharap perlindungan terhadap anak dari tindak kekerasan seksual bukan saja dilakukan oleh kepolisian saja. Namun juga akan lebih maksimal jika dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan masyarakat secara luas termasuk pihak sekolah dan para orang tua,’’ tutup Kapolsek.(end)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.