MHD AKHWAN/RIAU POS
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum di Kota Pekanbaru berencana mengembangkan kawasan Kota Tua yang ada di Kota Bertuah. Rencana ini pun didukung penuh oleh Pemko Pekanbaru.
”Tahun ini ada rencana pengembangan infrastruktur wilayah di Kota Pekanbaru. Satu di antaranya berkaitan dengan Kota Tua,” ujar Sekretaris Kota (Sekko) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Senin (12/8).
Adapun lokasi pengembangan Kota Tua ini tidak hanya mencakup Pasar Wisata Pasar Bawah saja. Namun mencakup wilayah Kampung Bandar hingga pinggiran Sungai Siak.
Juga termasuk sejumlah cagar budaya yang ada di Kota Tua. Seperti Masjid Raya Senapelan, Komplek Makam Marhum Pekan hingga Rumah Singgah Tuan ”Kita tentu mendukung pengembangan Kawasan Kota Tua, terutama di sekitar Pasar Wisata Pasar Bawah,” ujarnya.
Rencana lainnya, yakni pengembangan Kawasan Rumbai Pesisir. Kawasan yang jadi lokasi pengembangan infrastruktur wilayah di sekitar Jembatan Siak IV.
Di sini ada rencana bakal dibangun alun-alun kota. Sekko menyebut hal ini seiring dengan rencana pembangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru.
”Kawasannya mencakup wilayah Rumbai Pesisir di seberang Jembatan Siak IV. Nanti kita akan lihat sesuai kriteria dari BPIW,” ulasnya.
Sekko menyebut bahwa BPIW sebagai badan pengembangan wilayah di Indonesia bakal melakukan studi. Ia berharap studi ini dapat bermanfaat bagi Kota Bertuah ini.(ilo)
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…