Categories: Pekanbaru

Anggota DPRD Pekanbaru Minta Karantina Hewan Kurban 2-3 Hari Saja

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aturan karantina hewan kurban selama 14 hari mendapat tanggapan dari anggota DPRD Kota Pekanbaru H Fathullah. Ia menilai kebijakan ini sangat merugikan pengusaha dan dapat menyebabkan hewan bisa mati mubazir.

"Harusnya masa karantina dipersingkat saja. Dua atau tiga hari," saran Fathullah yang juga merupakan pengusaha hewan kurban ini, Senin (13/6).

Dijelaskan Fathullah, secara logika, ketersediaan pasokan sapi dari luar Pulau Jawa saat ini sudah tidak relevan. Apalagi Hari Raya Iduladha sudah semakin dekat.

"Jika dimasukkan ke karantina (14 hari, red), otomatis sapi yang mau diberangkatkan ke tempat tujuan bisa terlambat," ujarnya.

Dicontohkannya, sapi kiriman dari NTT itu baru masuk di Bekasi pada tanggal 15-20 Juni 2022. Jika dikarantina selama dua pekan lamanya, maka ini akan jadi masalah.

"Bisa dibayangkan, sapi yang dikirim ke Sumatera. Lebaran kurbannya bisa jadi di jalan. Jadi, kami minta dicabut dan direvisilah aturan ini," tegasnya.

Politisi senior ini berharap agar Kementan RI dapat melonggarkan aturan karantina hewan ternak selama 14 hari tersebut. Selain sapi bisa mati, juga dengan waktu terlalu lama, berdampak buruk kepada kesehatan hewan kurban.

"Waktu karantina 14 hari ini termasuk penyiksaan bagi hewan kurban. Mulai dari asupan makanannya, hingga perawatan lainnya. Siapa yang bertanggung jawab, hewan kurban ini penanganannya sebagian lebih dari manusia," tuturnya.

Soal penyakit yang sedang dikhawatirkan, yaitu penyakit mulut dan kuku (PMK), Fathullah minta dan mengimbau kepada pengusaha hewan kurban supaya hati-hati terhadap penyakit tersebut. Menurutnya, yang terpenting adalah selalu menjaga kebersihan kandang dan pakan ternaknya untuk terhindar dari penyakit tersebut.

"Wabah PMK ini memang harus berhati-hati. Ini wabah. Pastikan hewan kurban kita sehat semuanya," pinta Fathullah.(yls)

Laporan AGUSTIAR, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

18 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

19 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

19 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

19 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

20 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

20 jam ago