Categories: Pekanbaru

Warga Sekitar Pasar Induk Ambil Langkah Hukum

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Permasalahan pembangunan pasar induk di wilayah RW 11 Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan menuai protes yang berkepanjangan dari warga.

Tuntutan warga tetap berlanjut, mereka ingin pembangunan gedung tiga lantai yang dibangun itu agar memperhatikan dampak lingkungan dalam jangka panjang.

"Permintaan kami sederhana, itu jalan dibuat parit. Masa bangunan pas di badan jalan. Dulu jalan itu lebar, tapi setelah dibangun gedung ini jadi sempit, dampaknya pada lingkungan," kata Ketua RW 11, Firdaus kepada Riau Pos, Kamis (13/2) sore.

Diapun menyayangkan progres pembangunan pasar induk tersebut terus berlanjut, sementara tuntutan warga tak juga dipenuhi. "Sudah berbagai upaya kami lakukan. Ini kami ambil upaya hukum dengan pengacara untuk menindak lanjuti permasalahan ini. Warga sudah bubuhi tandatangan," jelasnya.

Sebelum pasar itu dibangun, warga juga sudah mengadu kepada anggota DPRD dan beragam institusi. Segala macam upaya telah dilakukan mereka, namun permintaan warga tersebut tak kunjung dipenuhi hingga hari ini.

"Sebelum ini dibangun, warga sudah memberitahu kepada wali kota, wakil wali kota, sekda, disperindag supaya jalan ini ada pelebaran, paling tidaknya ada bahu jalan dan drainase karena rumah di dalam sana enam perumahan, ada 7 RT masyarakat di sana," ujarnya.

Maka, langkah terkahir yang dilakukan warga adalah mengambil langkah hukum untuk membantu permasalahan tersebut.

"Soal pembangunan kami tidak masalah, ada keramaian makin bagus. Tapi kami ingin ada bahu dan parit di jalan, jangan seperti ini," tuturnya.

Satpol PP Tunggu Laporan Masyarakat

Dalam pada itu, Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono, Kamis (13/2) mengatakan, pihaknya belum menerima laporan resmi dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran perda yang terjadi pada proyek Pasar Induk tersebut.

"Bukan berarti tanpa laporan kami tidak bisa merespon. Namun kami perlu tahu persis siapa saja yang tidak setuju agar bisa direspon dengan tepat," kata dia.(*1/ali)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bangunan Bersejarah Rohul Dibersihkan, Pj Sekda Ajak Hidupkan Goro

Pj Sekda Rohul pimpin goro Selasa Bersih di kawasan aset bersejarah Pasirpengaraian untuk menjaga kebersihan…

11 jam ago

Tinggal Tunggu SK Mendagri, 19 Desa di Rohul Siap Naik Status

Sebanyak 19 desa persiapan di Rohul tinggal menunggu penetapan kode desa dari Mendagri untuk menjadi…

15 jam ago

30 Ton Ikan Mati, DPRD Minta DLH Transparan Soal Sungai Tapung

DPRD Kampar mendesak DLH segera merilis hasil uji dugaan pencemaran Sungai Tapung setelah 30 ton…

15 jam ago

BPNT Segera Cair di Meranti, 41 Ribu KK Masuk Daftar Penerima

Sebanyak 41 ribu KK di Meranti akan menerima BPNT berupa beras dan minyak. Jumlah penerima…

15 jam ago

Mulai Jumat Ini, ASN Kuansing Kerja dari Kecamatan, Wajib Naik Sepeda!

Pemkab Kuansing terapkan WFH tiap Jumat mulai 24 April. ASN bekerja di kantor camat sesuai…

15 jam ago

146 Peserta Berebut Beasiswa Penuh YPCR 2026, Ini Tahapan yang Harus Dilewati

146 peserta mengikuti seleksi Beasiswa YPCR 2026 di PCR Pekanbaru. Dari 732 pendaftar, hanya sebagian…

16 jam ago