Categories: Pekanbaru

Menjambret, Duda Dihajar Massa

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Belum menikmati hasil curiannya, pria berinisial  RP alias Ipung (32) babak belur dihajar massa usai menjambret di Jalan Soekarno-Hatta sebanyak dua kali. Akibatnya, harus menanggung perbuatannya dan mendekam di Polsek Payung Sekaki.

Saat keterangan pers berlangsung di hadapan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Awalludin Syam, Kapolsek Payung Sekaki Iptu Akhmad Rivandy dan Kanit Reskrim Ipda M Aprino, tersangka Ipung mengakui telah melakukan sebanyak 10 kali jambret. Hasilnya untuk kehidupan sehari-hari. "Dijual ke PJBO dan hasilnya untuk makan, terkadang saya kasih ke anak saya," ucap duda beranak tiga, Senin (13/1)

Pernikahannya yang gagal dua kali itu, pun membuat dirinya terjerumus barang haram. "Hasil jambret itu pernah juga untuk menyabu," katanya yang akan melangsungkan pernikahan ketiga namun terhalang karena kasus itu.

Hal itu diperjelas Kasat Reskrim Kompol Awalludin Syam. Diuraikannya, curas jambret itu dilakukannya di Jalan Soekarno Hatta pada 10 Januari 2020 sebanyak dua kali. "Pertama, jambret di depan Sushi Tei pukul 14.00 WIB dengan BB I Phone. Kedua, di depan Reza Motor pukul 14.10 WIB dengan BB hp Vivo," ucapnya.

Lebih jauh, dikarenakan tersangka Ipung terjebak lampu merah, maka berhasil diamankan dan dihakimi massa. Lalu, Unit Reskrim Polsek Payung Sekaki mengamankannya dan dilakukan proses hukum. Hingga keterangan pers berlangsung, wajahnya masih lebam. 

Kanit Reskrim Ipda M Aprino menambahkan, untuk ke 10 TKP masih dilakukan penyelidikan sebab kondisi Ipung belum pulih maksimal. Sementara itu, Ipung dijerat pasal 365 KUHPidana.

"Ipung beraksi sendiri dan merupakan residivis dengan kasus berbeda yaitu judi jenis gaple pada 2017 di Polsek Rumbai Pesisir," terangnya.

Saat beraksi, Ipung mengambil BB dari tangan korban yang dibonceng. "Jadi korban pertama dan kedua itu posisinya dibonceng. Dan tas korban berada di tengah dan langsung ditariknya. Selalu merampas dari kanan korban menggunakan tangan kirinya. Hp dijual ke PJBO,"ujarnya.(s) 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

2 hari ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

2 hari ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

4 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

5 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

5 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

5 hari ago