PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rombongan pesepeda yang sedang gowes di Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Arifin Achmad pada Ahad (13/9) pagi dikejutkan dengan adanya pengendara mobil yang menabrak dua orang anggota nya. Dikabarkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka berat.
"Ya benar, korban bernama Zulhelmi (44) meninggal di tempat (luka berat di kepala dan patah tulang pada kaki sebelah kanan (meniggal dunia di TKP) dan sudah dilarikan ke RSUD Arifin Achmad. Sementara, Hariyanto Jasman (30) mengalami luka berat dan telah dilarikan ke RS Syafira karena luka di kepala dan lecet di kaki kanan," sebut Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya melalui Kasatlantas Kompol Emil Eka Putra.
Dilanjutkannya, pengendara mobil Pajero putih melarikan diri. "Beruntung plat kendaraan nya terjatuh sehingga dapat dilacak. Adapun nomor plat itu BM 1233 RQ," terangnya.
Kronologi kejadian, Emil kisahkan, mobil pajero Nopol BM 1233 RQ yang bergerak di Jalan Jenderal Sudirman jalur Barat datang dari arah Selatan menuju arah Utara atau datang dari arah Bandara Marpoyan menuju ke pusat kota. Sesampainya di dekat simpang Jalan Arifin Achmad (sebelah selatan), Marpoyan Damai, menabrak dua pesepeda dayung Minion yang di kendarai oleh Hariyanto Jasman dan sepeda Poliygon yang dikendarai Zulhelmi. Di mana kedua korban bergerak dari arah dan jalan yang sama.
"Diduga pengemudi mobil pajero warna putih BM 1233 QR pada saat berkendara tidak memperhatikan keselamatan sepeda dayung yang berada di depannya sehingga mengakibatkan tetjadinya Kecelakaan lalu lintas tersebut," ungkapnya.
Laporan: Sofiah (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…
Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…
Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…
Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…
Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…
Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…