wagubri-sorot-pembangunan-makorem-031-wirabima
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Progres pembangunan gedung Makorem 031 Wirabima hingga saat ini masih tergolong lambat, pasalnya baru mencapai enam persen. Terkait hal tersebut, pihak kontraktor diminta lebih kreatif dan menambah tenaga kerja serta jam kerja dengan sistem lembur.
Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution, usai meninjau progres pembangunan gedung Makorem 031 Wirabima, Kamis (12/8).
Menurutnya, jika pihak kontraktor tidak merubah sistem kerja tersebut, maka pengerjaan pembangunan tidak akan selesai sesuai waktu yang telah disepakati atau ditetapkan sampai akhir tahun.
''Kalau sesuai waktu yang tinggal beberapa bulan ke depan. Kalau sistemnya masih seperti ini pengerjaan tidak akan selesai sampai akhir tahun,'' kata Wagubri.
Wagubri juga mengingatkan, pembangunan Makorem 031 Wirabima ini anggarannya hanya satu tahun dan bukan tahun jamak. Untuk itu, jangan sampai bermasalah karena bisa juga sampai ke pihak hukum, perusahaan juga bisa di- blacklist.
''Anggarannya hanya tahun ini saja, maka itu bisa jadi pertimbangan lagi. Karena jika bermasalah tidak ada toleransi meskipun pembangunan untuk TNI,'' tegasnya.
Lebih lanjut dikatakan Wagubri, ia mengawasi pembangunan Makorem 031 Wira Bima tersebut. Karena, selain menggunakan APBD Riau, ia juga pernah menjabat Danrem 031 Wirabima yang memiliki tanggung jawab moral untuk kelancaran pembangunan.
''Jadi, jika ditanya kepentingan saya dengan pembangunan ini, saya memiliki tanggung jawab moral dengan pembangunan Makorem 031 Wirabima berjalan lancar dan sukses. Untuk itu, akan saya kawal pembangunannya sampai selesai,,'' ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Wagubri juga menegaskan jika ada kendala atau gangguan selama pembangunan Makorem 031 Wirabima ini, ia juga minta pihak terkait untuk tidak takut melaporkan apapun yang terjadi. Baik gangguan dari intern, Pemda maupun gangguan dari pihak lainya. Karena pembangunan ini untuk kepentingan kerja TNI dalam melindungi negara maupun masyarakat.
''Termasuk permainan dalam proyek pembangunan ini, karena jika ada permainan saya akan tahu dan juga tidak segan-segan menindak. Saya juga berpengalaman dalam pemeriksaan seperti ini sesuai jabatan saya sebelumnya di Inspektorat TNI,'' tegas Wagubri.
Sementara itu, Direksi PT Marlanco, Rubiyanto, selaku pihak kontraktor mengatakan, siap menindaklanjuti sesuai yang diarahkan Wagubri Edy Natar Nasution. Di mana, pihaknya saat ini juga sedang dalam melakukan evaluasi untuk penggesaan pengerjaan ke depan.
''Insya Allah, mulai pekan depan sudah kita terapkan sistem shift yaitu itu tiga shift. Sehingga pengerjaan bisa terus digesa lebih baik lagi ke depannya,'' ujarnya.
Terkait progres pengerjaan, ia mengatakan optimis tuntas sesuai waktu dan yang ditetapkan.
''Untuk pengerjaan kami optimis sesuai waktu. Kita juga berterima kasih kepada bapak Wagubri atas saran dan sudah meninjau pelaksanaan pengerjaan pembangunan gedung Makorem 031 Wirabima ini,'' tuturnya.(kom)
Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru
Polsek Kuantan Mudik menertibkan PETI di areal PT KTBM dan memusnahkan lima rakit tambang ilegal…
Pemkab Bengkalis mengusulkan lima lokasi pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan konsep pendidikan terpadu bertaraf internasional.
Wabup Rohul meninjau UPTD PAB Ujungbatu dan meminta PLN segera menstabilkan pasokan listrik demi layanan…
Pawai Waisak di Pekanbaru berlangsung meriah dengan 3.000 peserta dan 12 mobil hias meski sempat…
Polisi mengungkap kasus pembunuhan sopir truk Minyakita di Pekanbaru. Rekan kerja korban diduga menjadi otak…
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.