Categories: Pekanbaru

Sekko: Gali Potensi Pajak Daerah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ekonomi Pekanbaru membaik usai dua tahun dilanda pandemi Covid-19, kondisi ini diminta agar jadi perhatian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru. Perlu dilakukan penggalian potensi pajak daerah yang ada.

Diakui Sekretaris Kota (Sekdako) Pekanbaru HM Jamil MAg MSi, Kamis (12/5), Bapenda Kota Pekanbaru adalah ujung tombak pendapatan daerah. "Karena itu harus bisa menggali potensi pendapatan daerah, " kata dia.

Di depan peserta rapat kordinasi Bapenda Kota Pekanbaru dan sertijab pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Bapenda Kota Pekanbaru, Jamil menyebut bahwa Pemerintah kota tidak bisa hanya mengandalkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Bapenda yang punya peran dalam mengoptimalkan pendapatan dari pajak daerah, " imbuhnya.

Dia juga  mengapresiasi kinerja pendapatan dari pajak daerah di berbagai sektor. Ia menilai ada tren positif secara bertahap mulai tahun 2019 hingga tahun 2022. "Maka saya sangat apresiasi kinerja jajaran bapenda, tapi terus optimalkan potensi pendapatan dari sektor pajak daerah," ujarnya.

Dirinya menyadari bahwa kembali terjadi rotasi di tubuh tim Bapenda Kota Pekanbaru. Ia menilai rotasi ini sebagai upaya meningkatkan kinerja dalam menggenjot pendapatan daerah.

"Rotasi itu hal biasa di lingkungan jajaran pemerintah kota. Bagi kinerja yang belum optimal  tentu bakal mengalami evaluasi," ulasnya.

Tren penerimaan pajak daerah di 2022 kini juga membaik. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru total kini sudah mengumpulkan Rp192, 5 miliar.

Dijelaskan Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin SSTP MSi, saat ini banyak bisnis di tengah masyarakat yang sudah mulai berjalan normal. Ini berdampak pada meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak daerah.

"Kalau kita bandingkan dari tahun ke tahun, penerimaan pajak kita per 28 april 2022 penerimaan kita tertinggi Rp192,5 M. Dibanding tahun 2021 kita mengumpulkan Rp179 M. Bahkan lebih tinggi dari 2019 sebelum pandemi, yakni Rp168 M, " jelas dia.

Ami, begitu Kabapenda Kota Pekanbaru  akrab disapa melanjutkan, dibanding tahun 2021, penerimaan pajak daerah Pekanbaru meningkat 7,37 persen. "Perkembangan kita bagus. Banyak di BPHTB dan PBB lalu restoran dan hiburan kita meningkat, " imbuhnya.

Dirincikan, di antaranya untuk pajak hotel tumbuh 13 persen, restoran di 26 persen,  hiburan 109 persen, air bawah tanah 167 persen dan BPHTB 10,2 persen. "Secara umum kinerja triwulan dua kita sudah 75 persen. Hiburan sudah 102 persen dari target. BPHTB kita sudah 103,9 persen, "paparnya.

Kenaikan ini dicontohkan nya untuk BPHTB terjadi dampak dari Perwako 106. "Yang memberikan diskon BPHTB 50 persen. Semakin dikasih diskon penerimaan semakin baik. Orang sudah mau bangun bisnisnya lagi, "  jelasnya.

Atas capaian ini, Ami menyampaikan terimakasih pada warga Pekanbaru karena sudah menjadi Wajib Pajak (WP) yang taat. "Juga pada pelaku usaha dan asosiasi yang sudah berkolaborasi, " singkatnya.(ali)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

APBD Rohul 2025 Terserap 92,87 Persen, Pemkab Kembali Raih WTP ke-10 Berturut-turut

Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…

6 jam ago

Dari Semak Belukar Jadi Kebun Herbal, Mahasiswa FK Unri Hadirkan Program Lentera TOGA

Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…

6 jam ago

Tak Lolos SMAN/SMKN? Disdik Riau Siapkan 2.179 Kursi Gratis Lewat Jalur BOSDA Afirmasi

Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…

7 jam ago

Pemko Pekanbaru Kejar Target, Perbaikan Jalan Rusak Tahun Ini Ditargetkan Tembus Lebih dari 42 Km

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…

7 jam ago

Buron 3 Tahun, DPO Kasus 15 Kg Sabu di Bengkalis Akhirnya Ditangkap Polisi

Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…

11 jam ago

Idris Resmi Dilantik Jadi Anggota PAW DPRD Kampar, Gantikan Irwan Saputra

DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…

11 jam ago