Categories: Pekanbaru

Monitoring Napi Asimilasi dengan Video Call

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Beberapa waktu lalu napi dari Lapas Kelaa II A telah di asimilasi (pembebasan). Berbagai Lapas, Rutan, dan LPKA pun melakukan hal yang sama. Selesai asimilasi, napi pun dimonitoring oleh Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pekanbaru.
Menurut keterangan Kabapas Kelas II Pekanbaru Patta Helena, monitoring dilakukan dengan cara video call ataupun telepon. Katanya, karena setiap klien, penyebutan napi yang diasimilasi tidak semuanya ekonomi bagus.
“Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Bapas Kelas II Pekanbaru pun melakukan Pengawasan dan pembimbingan terhadap klien (napi yang telah di asimilasi) dengan cara video call. Hal itu dimaksudkan untuk mengetahui kondisi klien. Itu dilakukan setiap hari,” sebutnya pada Riau Pos.co, Senin (13/4).
Lebih jauh, selain menanya kepada kloen, PK pun menanya kepada keluarga atau istri. Katanya, seperti pengembangan selama di rumah atau pun aktivitas klien. “Masing-masing PK memiliki cara tersendiri saat monitoring kepada kliennya,” ungkapnya.
Dalam pada itu, PK di Bapas sebanyak 37 orang. Bahkan, setiap PK membuat grup yang isinya klien. Artinya, untuk memudahkan pengawasan selain video call. “Kenapa dibuat grup? Karena satu PK bisa memegang 100 klien,” ucapnya. (s)

Laporan  S/Eka Gusmadi Putra (Pekanbaru)
Editor: Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Mantan Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi PI Rp64,2 Miliar

Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…

1 hari ago

Kebakaran Hebat di Jalan Belimbing Pekanbaru, Lima Kios Ludes Dilalap Api

Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…

1 hari ago

Rapat Banggar Berujung Kericuhan, Bentrokan Pecah di Gedung DPRD Riau

Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…

1 hari ago

Polisi Ungkap Temuan Baru Kematian Dokter PPDS di Siak, Dua Jenis Obat Disita dari TKP

Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…

1 hari ago

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

2 hari ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

2 hari ago