Categories: Pekanbaru

Warga Keluhkan Penerangan Jalan Gulama

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — KEBERADAAN jalan alternatif di Kota Bertuah mulai dirisaukan oleh masyarakat. Pasalnya, sejumlah jalan tersebut minim penerangan jalan, sehingga membahayakan pengendara dan warga yang melintas.

Seperti pantauan Riau Pos, Rabu (12/2) di Jalan Gulama Kelurahan Tangkerang Barat Kecamatan Marpoyan Damai, di sepanjang jalan tersebut tak tampak ada lampu penerangan yang hidup, hanya sebagian yang dipasang secara swadaya oleh warga yang rumahnya berada di pinggir jalan.

Yusuf, salah seorang pengendara mangatakan, dirinya sengaja memilih Jalan Gulama sebagai jalam alternatif guna menghindari kemacetan panjang yang sering terjadi di Jalan Arifin Achmad dan Soekarno-Hatta.

Apalagi untuk sampai ketempat kerjanya Jalan Gulama lebih cepat daripada melintasi sejumlah jalan protokol yang ada.

Namun, dirinya juga sering merasa khawatir saat malam hari melintas di Jalan Gulama karena penerangan yang ada tidak merata, dan ada sebagian lagi yang tidak memiliki lampu penerangan jalan.

"Kalau jam-jam sibuk kan jalan protokol itu banyak yang macet jadi jalan sinilah. Kadang kalau pulang malam takut juga sih karena kondisi Jalan Gulama kan masih banyak tanah kosongnya jadi takut jadi sasaran tindakan kejahatan. Ia berharap pemerintah setempat dapat segera membangun lampu penerangan jalan umum di jalan alternatif tersebut, sehingga pengendara dan warga merasa nyaman saat melintas dimalam hari," ucapnya.

Sementara itu, Endang salah seorang warga setempat mengatakan, kondisi Jalan Gulama yang minim penerangan sudah terjadi beberapa tahun yang lalu sebelum jalan tersebut tembus dengan Jalan Bakti. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda untuk dilakukan pemasangan lampu penernagan jalan umum baik oleh pemerintah setempat ataupun PLN.

"Kalau malam seram lewat sini, karena lampunya nggak ada. Kami saja kalau sudah jam 8 malam nggak berani keluar rumah. Paling kalau ada kebutuhan yang mendesak saja barulah kami keluar. Ini kemaren kami sendiri yang pasang lampu jalannya nyambung dari rumah karena gelam kali," kata dia.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait keluahan warganya akibat minimnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Gulama Lurah Tangkerang Barat Edi Wardila mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan pemasangan lampu PJU di Jalan Gulama dalam waktu dekat ini.

Menurutnya, selama ini warganya memang sering mengeluhkan ketidakadaan lampu penerangan jalan yang dapat menjadi lokasi tindak kejahatan di wilayahnya tersebut.

"Insya Allah dalam tahun ini kita akan pasang lampu jalannya. Sebenarnya kita sudah meminta ini jauh-jauh hari. Bahkan kita masukan juga dalam usulan musrenbang 2020 ini. Tapi dinas terkait sudah mengiyakan untuk secepatnya memasang lampu dijalan tersebut agar pengendara yang melintas merasa nyaman dan aman. Khususnya pada malam hari," jelasnya.(ksm)

 

Laporan: PRAPTI DWI LESTARI

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Curanmor di Mandau Terbongkar, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku dan Motor Curian

Polisi mengungkap dugaan curanmor di Mandau, Bengkalis. Tiga terduga pelaku diamankan dan satu unit Honda…

17 jam ago

Salat Istisqa Digelar di 15 Kecamatan, Wali Kota Pekanbaru Harapkan Hujan Padamkan Api

Pemko Pekanbaru dan warga menggelar Salat Istisqa di 15 kecamatan saat udara memburuk. Hujan rintik…

18 jam ago

Udara Tak Sehat, Pemkab Kuansing Hentikan Pembelajaran Tatap Muka Mulai Besok

Kabut asap kian tebal dan kualitas udara memburuk. Pemkab Kuansing meliburkan seluruh sekolah mulai Kamis…

18 jam ago

Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Disdik Tetapkan Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah

Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…

3 hari ago

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

4 hari ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

6 hari ago