sembilan-sekolah-disanksi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sembilan sekolah di Kota Pekanbaru dijatuhi sanksi oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru. Ini karena sekolah-sekolah tersebut buka atau belajar tatap muka saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV.
Sekolah tersebut didapati tim pengawas pendidikan tengah melaksanakan belajar tatap muka. Sanksi administrasi diberikan berupa teguran.
"Pertama kita berikan edukasi dan keluarkan teguran. Yang sembilan (sekolah) kita temukan kemarin sudah tidak buka lagi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas, Rabu (11/8).
Sembilan sekolah ini terdiri dari 4 sekolah dasar (SD), 3 sekolah menengah pertama (SMP), 1 sekolah menengah atas (SMA) dan 1 sekolah menengah kejuruan (SMK).
Ismardi menyebut, sebagian besar sekolah tersebut swasta. Karena sekolah swasta bergantung pada siswa untuk pembayaran honor tenaga pendidik dan tenaga kebersihan. Mereka mengandalkan SPP siswa.
"Ini repot juga. Di satu sisi mereka ingin juga hidup. Disisi lain ada ancaman. Ingin hidup sekolah nya, tapi ada ancaman bagi guru dan siswa oleh Covid ini," terangnya.
Ia memastikan tim pengawas pendidikan terus mengawasi seluruh sekolah di Kota Pekanbaru. Mereka memastikan tidak adanya belajar tatap muka selama PPKM level 4 ini berlangsung.
Namun, ia tidak menampik masih adanya kucing-kucingan pihak sekolah yang melakukan belajar tatap muka. Tim mendapat laporan mereka masih melaksanakan pertemuan terbatas pada mata pelajaran tertentu.
Ia mengingatkan, pihaknya bakal memberikan sanksi tegas terhadap sekolah yang masih nekat buka saat PPKM. Sanksi yang diberikan dapat berujung hingga penutupan operasional sekolah.
Selama PPKM level IV proses belajar mengajar harus dilakukan secara daring. Karena belajar secara tatap muka masih sangat beresiko terhadap penularan Covid-19. (ali)
Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…
Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…