Kepala SMK Kesehatan Genus Riau Rika Gusvita Kadar SST MKes (kiri), Kadiskes Riau Sri Sadono Mulyanto MHan (dua kanan) serta tamu undangan dari perwakilan Dinas Pendidikan Riau dan mitra industri perusahaan saat pelepasan Praktek Kerja Industri Angkatan III (Prakerin) SMK Kesehatan Genus Riau di Ballroom Hotel Alpha Pekanbaru, Kamis (11/1/2024). (MHD AKHWAN/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – SMK Kesehatan Gema Nusantara (Genus) di bawah naungan Yayasan Bintang Insani Nusantara menggelar acara upacara ucap janji pelepasan Praktek Kerja Industri (Prakerin) Angkatan III di Alpha Hotel Pekanbaru, Kamis (11/1).
Hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Pendidikan Riau, Kepala Dinas Kesehatan Riau dan beberapa Direktur Rumah Sakit Swasta di Riau.
Hari itu, sebanyak 52 siswa dilepas untuk melaksanakan praktek kerja industri dan menguji ilmu yang sudah didapatkan di sekolah ke lapangan kerja yaitu beberapa rumah sakit dan apotek di Riau.
Mereka sudah menjalani teori dan kini saatnya turun lapangan untuk praktek melayani masyarakat di bidang kesehatan.
Ketua Yayasan Bintang Insani Nusantara Defi Endri MM MPd menyampaikan, di SMK Genus adalah sekolah kompetensi keahlian farmasi dan keahlian keperawatan.
Mereka sudah mendirikan 4 sekolah. SMK Genus Bukit Tinggi, sudah 20 tahun lebih. SMK Kesehatan Genus Sumbar, SMK Kesehatan Genus Riau dan SMK Praja Taruna.
“Kompetensi adalah hal yang penting, yang diukur dari sebuah SMK adalah berapa banyak tamatan SMK yang bisa bekerja setelah lulus SMK,” kata Defi.
“Diharapkan setelah selesai sekolah bisa dipinang dan dipanggil di tempat prakerin. Yang terpenting adalah performance, rajin, disiplin, loyalitas, jaga diri dengan baik,” ujar Defi.
Kepala Sekolah Rika Gusvita Kadar SST MKes ditemui usai acara pelepasan mengucapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah acara pelepasan sudah berjalan lancar. Kami berharap apa yang sudah didapatkan di sekolah bisa dipakai di tempat praktek dan terus menggali lagi di lapangan. Ilmu yang didapatkan di lapangan dengan di sekolah pasti jauh berbeda,” kata Rika.
Rika berharap agar semua siswanya bisa mendapatkan pekerjaan di tempat praktek. “Beberapa contoh, ananda kami pernah praktek kerja di Rumah Sakit Aulia, Alhamdulillah kemudian diterima bekerja di sana,” ujarnya.
Disebutkan Rika, tempat prakerin kali ini adalah Rumah Sakit Prima, Rumah Sakit Aulia, Rumah Sakit Ibnu Sina, Rumah Sakit PMC, Klinik Pratama dan Apotek Keluarga.(rul/c)
Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…
Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…
Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…
Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…
Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…
APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…