Warga dan anggota DPRD Pekanbaru Robin Eduar SE MH (kanan) melakukan penutupan lubang yang ada di Jalan Kulim dengan batu-batu pecah, Rabu (10/1/2024) malam. (sapri untuk riau pos.co)
SENAPELAN (RIAUPOS.CO) – Warga Jalan Kulim, Kecamatan Senapelan berinisiatif menimbun lubang-lubang yang ada di badan Jalan Kulim dengan material seadanya, yakni pecahan batu. Ini dilakukan sambil menunggu respon dari Pemko Pekanbaru untuk memperbaiki jalan yang sudah rusak parah tersebut.
Ada beberapa lubang yang sangat membahayakan pengendara dan dikhawatirkan akan memakan korban. Anggota DPRD Pekanbaru Robin Eduar SE MH, Kamis (11/1) mengatakan, kondisi ini sudah lama dikeluhkan masyarakat dan berharap secepatnya diperbaiki. Karena pemko belum respon keluhan tersebut, maka dilakukanlah musyawarah warga.
”Dan hasil musyawarah, kami gotong-royong menimbun lubang di Jalan Kulim ini, Rabu (10/1) malam. Kerusakannya sudah sangat parah. Kami khawatir, masyarakat akan jadi korban bila dibiarkan terlalu lama,” kata Robin Eduar yang juga merupakan anggota Komisi IV ini.
Robin yang ikut langsung gotong-royong bersama warga ini pun menegaskan, menimbun lubang jalan rusak itu dengan pecahan batu, dan dengan alat seadanya. Disampaikannya, dari aksi ini, beberapa lubang sudah tertutup, dan tidak terlalu membahayakan pengendara lagi. Namun perhatian dari pemerintah untuk perbaikan lebih baik lagi tetap dinanti warga.
Oleh karena perbaikan jalan dengan penimbunan bongkahan batu ini diakuinya tidak akan tahan lama. ”Namun paling tidak, sudah bisa membantu masyarakat pengendara, agar kendaraannya tak masuk lubang,” ujarnya.
Pada tahun 2024 ini, dirinya berharap Dinas PUPR Pekanbaru bisa memperbaikinya sesuai spesifikasinya. Apakah dengan tambal sulam, atau overlay (aspal).
”Di antara rencana pemko memperbaiki beberapa jalan rusak tahun ini, kami harapkan Jalan Kulim masuk prioritas,” tegas politisi PDI Perjuangan ini.
Untuk itu, selaku salah satu tokoh masyarakat di Jalan Kulim, Robin menyampaikan keinginan masyarakat agar pemko bisa memperbaiki Jalan Kulim dalam waktu dekat ini.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edwar Riansyah sebelumnya menjelaskan, bahwa pihaknya tetap melanjutkan perbaikan jalan rusak tahun 2024 ini. Setidaknya ada tujuh ruas jalan yang masuk prioritas yang diperbaiki tahun ini dengan sistem overlay.
Tujuh ruas jalan tersebut di antaranya Jalan Padat Karya, Jalan Kulim, Jalan Taman Karya, Jalan Purwodadi, Jalan Bangau Sakti, Jalan Dharma Bakti, dan Jalan Sri Indra di Rumbai.
”Dari hasil penelitian kami, jalan-jalan tersebut merupakan skala prioritas, yang akan diperbaiki dengan overlay oleh Pemko tahun ini. Kami upayakan perbaikannya di awal tahun ini,” janjinya.(gus)
Rumah kontrakan kosong di Jalan Rajawali Pekanbaru terbakar. Kerugian diperkirakan Rp180 juta, penyebab masih diselidiki.
KPK periksa 10 saksi dugaan korupsi proyek PUPR Riau yang menjerat Abdul Wahid. Penyidikan terus…
Satnarkoba Polres Kampar tangkap pria dengan 132 paket sabu siap edar. Pelaku positif narkoba dan…
Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…
Wako Pekanbaru paparkan capaian 2025 di Limapuluh, pastikan jalan dibeton dan targetkan pembersihan drainase 200…
Sebanyak 90 UMKM di Tandun terima sertifikat halal. Legalitas usaha dinilai membuka akses bantuan dan…