Categories: Pekanbaru

Empat Sungai Akan Dinormalisasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejumlah aliran sungai menjadi sasaran normalisasi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru dalam upaya mencegah banjir. Aliran sungai tersebut yakni Sungai Sail, Sungai Batak, Sungai Air Hitam dan Sungai Sibam.

Di Pekanbaru saat ini permasalahan banjir di Kota Pekanbaru belum tuntas. Sejumlah wilayah masih digenangi banjir saat hujan deras turun dengan intensitas tinggi. Banjir juga melanda sejumlah pemukiman yang berada di sepanjang bantaran sungai.

Disampaikan Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Indra Pomi Nasution, Selasa (11/1), empat sungai yang akan dinormalisasi adalah yang berpotensi menyebabkan banjir. "Maka kita bakal lakukan normalisasi secara bertahap," terang dia.

Menurutnya, sejumlah sungai telah mengalami pendangkalan. Ada pulau pulau kecil yang berada di tengah sungai. Sehingga sungai tidak mampu menampung debit air dalam jumlah banyak.

Luapan air sungai itu menyebabkan banjir di pemukiman sekitarnya. Pihaknya berkordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera III untuk melakukan normalisasi sungai dalam menangani banjir. "Sekarang kita lakukan upaya normalisasi di sejumlah aliran sungai, secara bertahap agar tidak terjadi luapan air sungai ke pemukiman," imbuhnya.

Dirinya menyadari bahwa normalisasi sungai itu butuh waktu. Pihaknya pun bakal memberlakukan prioritas wilayah yang perlu penanganan ekstra dalam penanganan banjir. "Kita juga sedang menyusun nota kesepahaman terkait kewenangan dalam penanganan banjir. Nota kesepahaman ini melibatkan Kementerian PUPR, pemerintah provinsi dan pemerintah kota," jelasnya.

Berdasarkan masterplan penanganan banjir, ada total 371 titik banjir di Kota Pekanbaru. Program penanganan banjir di Kota Pekanbaru pun terus berlanjut hingga tahun 2022 ini.

Ia menyebut, proses penanganan banjir berpedoman pada masterplan penanganan banjir. Anggaran untuk penanganan banjir pun meningkat menjadi Rp20 miliar pada tahun ini.

Pihaknya sudah memasukkan sejumlah program penanganan banjir dalam kegiatan tahun 2022. "Program itu termasuk perencanaan sejumlah pembangunan seperti bendungan kecil hingga drainase panjang," singkatnya.(lim)

Laporan M ALI NURMAN, Pekanbaru

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

14 jam ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

14 jam ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

15 jam ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

15 jam ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

15 jam ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

15 jam ago