mi-ayam
PEKANBARU (rIAUPOS.CO) – Suatu hari Ridho sangat ingin menyantap mi ayam. Ia dan temannya pergi ke toko yang menjual mi ayam dengan mengendarai sepeda motor matic.
Setelah memesan mi ayam, mereka pun langsung pulang karena ingin menyantapnya di rumah. Karena ingin cepat, mereka memilih jalan pintas.
Ridho lupa, jika jalan yang akan dilalui adalah jalan yang memiliki banyak polisi tidur. Ia melaju dengan kencang, tanpa menyadari polisi tidur yang tingginya di atas rata-rata menghadangnya.
Benar saja, Ridho tidak sempat mengerem dan melewati polisi tidur dengan kelajuan di atas rata-rata. Ia memang tidak jatuh, namun mi ayam yang digayutkan di gantungan depan sepeda motor terguncang dengan kuat dan menghantap satu sama lain. Alhasil, kantong kresek dan plastik mi ayam pecah dan berserakan di antara kaki Ridho.
"Alamaak….!! Maunya cepat sampai, malah kena razia polisi tidur," ujarnya menyesali.(anf)
Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…
Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…
Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…
Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…
Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…
Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…