PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) — Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru menaja bimbingan teknis (bimtek) pegiat anti narkoba ke intansi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Tepatnya, 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Menurut Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Fitriani Harahap, kegiatan tersebut sebagai pembinaan dan pengembangan kapasitas. Bimtek ini berlangsung selama dua hari.
‘‘Usai bimtek, para peserta dapat menjadi perpanjangan tangan BNN untuk mengingatkan tetap menyuarakan bahaya narkoba," paparnya.
Menurutnya, ada empat target dari bimtek ini, yakni instansi pemerintah, swasta, kelompok masyarakat, dan instansi pendidikan. Fitri menyampaikan, terdapat empat indikator yang harus dijalankan para peserta di tempatnya bertugas.
"Indikator itu di antaranya terlaksananya sosialisasi, terbentuknya regulasi, terbentuk satgas atau relawan dan terakhir tes urine. Nanti, di akhir November, harus dilaporkan ke kami. Sehingga, akan terlihat dari 10 OPD ini siapa yang mengerjakan," tegasnya.
Laporan : Sofiah (Pekanbaru)
Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…
Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…
Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…
Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.
Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…
Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.