FOTO BERSAMA: Beberapa lulusan Pelita Indonesia berfoto bersama dengan para pimpinan Pelita Indonesia usai yudisium, Sabtu (7/9/2019) lalu.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Untuk kedua kalinya di 2019, Pelita Indonesia Pekanbaru telah melepas ratusan lulusan dengan mengelar kegiatan yudisium.
Yudisium yang dilaksanakan, Sabtu (7/9) lalu untuk program studi yang berada di bawah naungan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Indonesia yang terdiri dari program studi S2 Magister Manajemen, S1 Manajemen, S1 Akuntansi dan D3 Akuntansi
Kegiatan berlangsung di Kampus Pelita Indonesia Jalan Jenderal Ahmad Yani Pekanbaru itu dengan dihadiri peserta yudisium sebanyak 144 lulusan.
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil ketua II STIE Pelita Indonsia Bapak Dr Ir Harry Patuan Panjaitan SE MM.
Ketua Program Studi Magister Manajemen STIE Pelita Indonesia Dr Teddy Chandra SE MM mengatakan, agar selalu menjaga nama almamater Pelita Indonesia dimanapun berada, serta dapat menjaga kekompakan sesama alumni Pelita Indonesia.
Yudisium yang dilaksanakan ini merupakan yudisium terakhir untuk STIE Pelita Indonesia di Tahun 2019 dan rencananya dilanjutkan dengan kegiatan wisuda yang akan dilaksanakan di Oktober mendatang.
“Kami berharap para alumi dapat menjaga nama baik STIE Pelita Indonesia dan mengaplikasikan ilmu yang telah didapat selama ini dalam dunia pekerjaan,”kata dia.
Bahkan, dalam sesi penutupan terdapat pesan dan kesan dari perwakilan lulusan yang diwakili oleh Michael Halim, MM lulusan program studi S2 Magister Manajemen.
Michael Halim menyampaikan, pesan kepada civitas akademis di Pelita Indonesia, berupa ucapan terimakasih atas bimbingan dan arahan dalam penyusunan tugas akhir, serta permohonan maaf bilamana ada terdapat kesilapan dan kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
“Saya juga berpesan agar selalu jaga kualitas dan mutu pendidikan, memerikan pelayanan terbaik serta memberikan bimbingan yang maksimal kepada mahasiswa dan lulusan dengan tulus dan ikhlas,” ucapnya.(ayi)
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.