usai-sembelih-19-ekor-sapi-jamaah-masjid-masyithah-makan-bersama
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Peserta kurban Hari Raya Iduladha 1443 H Masjid Masyithah, Tangkerang Labuai meningkat dari tahun sebelumnya. Tahun ini jumlah peserta kurban mencapai 133 orang, sedangkan jumlah hewan kurban 19 ekor sapi. Panitia membagikan 534 kupon untuk warga.
Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di lapangan terbuka Jalan Firdaus I, Ahad (10/7) sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelumnya jemaah menunaikan Salat Iduladha dengan imam Ustaz Ilyas Alwi Nur dan khatib Khairuddin Jais Lc.
Ketua Panitia Novri Wahyudi mengatakan , pada tahun-tahun sebelumnya jumlah hewan kurban paling banyak 16 ekor sapi, namun tahun ini antusias serta kesadaran warga untuk berkurban sangat tinggi. Meskipun kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih.
"Alhamdulillah. Semua hewan kurban kita sehat dan kita tidak menemukan gejala wabah PMK. Kita memang sengaja membeli sapi di kandang dokter hewan supaya kesehatannya terjaga," ungkap Novri di dampingi Sekretaris Yayan Aziz.
Novri menyebutkan, panitia tidak hanya menyalurkan daging kurban untuk jemaah masjid, tapi juga warga non muslim yang berada di wilayah RW 02, Tangkerang Labuai. Bahkan, termasuk warga Afghanistan yang datang saat pengambilan daging.
"Kurban ini mengandung nilai-nilai sosial. Kita juga salurkan untuk saudara-saudara kita non muslim. Begitu juga dengan tetangga sekitar masjid dari saudara kita Tionghoa," ujar Novri yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pelalawan.
Penyembelihan hewan kurban juga disaksikan langsung Ketua RW 02 H Helmi Burman, Ketua RT masing-masing Achmad Rusdi atau yang lebih akrab dipanggil Bege, David dan Khairuddin. Hadir juga Ketua Pemuda Metri dan tokoh masyarakat tempatan H Zulkifli Nasution, H Zakaria dan H Darmis Idris.
Usai penyembelihan hewan kurban, panitia mengundang semua yang hadir makan bersama menikmati hidangan kurban. "Terimakasih atas gotong-royong, kekompakan dan kebersamaan kita semua," ucap Novri.(aka/c)
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…