pemprov-turunkan-ekskavator-amfibi-normalisasi-sungai-sail
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Kawasan Pemukiman Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau menurunkan alat berat berjenis ekskavator amfibi untuk normalisasi Sungai Sail, Pekanbaru.
Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau Arief Setiawan mengatakan, ekskavator amfibi tersebut nantinya akan digunakan untuk menggali muara Sungai Sail menuju Jalan Hang Tuah. Di mana ekskavator ini bisa digunakan di darat dan di air sehingga diberi nama amfibi.
"Alat berat ekskavator amfibi itu nantinya akan melewati beberapa jembatan yang akan menuju ke Parit Indah. Ini upaya kita untuk mengatasi persoalan banjir di Pekanbaru," kata Arief.
Arief mengatakan, dalam normalisasi Sungai Sail Pekanbaru, pihaknya menggandeng Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III di Pekanbaru dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.
"Ekskavator amfibi itu milik Pemprov Riau. Sebetulnya alat itu untuk uji coba. Tapi apa salahnya kita langsung lakukan normalisasi Sungai Sail dalam upaya penanganan persoalan banjir di Pekanbaru," ujarnya.
Arief berharap, dengan adanya normalisasi Sungai Sail Pekanbaru itu, dapat membantu masyarakat, khususnya masyarakat yang tinggal di muara Sungai Sail. "Kami berharap ke depan, penanganan banjir di Pekanbaru ini bisa sama-sama antara Pemprov Riau, Pemko Pekanbaru, dan BWSS," sebutnya.
Sementara itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar juga berpesan agar masyarakat tidak membuang sampah di sungai. Karena hal tersebut selain mencemari lingkungan, juga dapat menyebabkan pendangkalan.
"Pola sungai sebagai sumber penghidupan seperti masa lalu harus kita kembalikan. Jadi saya imbau masyarakat tidak membuang sampah di sungai. Saya harapkan masyarakat dapat mendukung sungainya bersih," imbaunya.(sol)
Sebanyak 764 KPM PKH di Meranti terdeteksi terkait aktivitas judol. Dinsos kini memverifikasi data sebelum…
Dua kakak beradik di Inhu tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kuantan. Keduanya ditemukan terpisah…
Siswa Pekanbaru kembali belajar tatap muka setelah kabut asap mereda. Wako Agung Nugroho memantau langsung…
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…