Categories: Pekanbaru

Lebih Banyak Varian Lopek Bugi

KOTA (RIAUPOS.CO) — Lopek bugi (lepat bugis), makanan khas daerah Kampar ini biasanya berisi parutan kelapa atau gula merah. Namun tiga anak muda membuat inovasi terbaru untuk membuat lopek bugi dengan rasa kekinian.
Mereka adalah, Linda, Ika dan Faisal, lopek bugi yang mereka buat tak hanya berisi parutan kelapa dan gula merah. Banyak varian rasa terbaru yang dimunculkan dalam lopek bugi yang diberi nama Lopek Bugi G3mbul. Seperti rasa cokelat, keju, coklat pisang dan greentea.
“Banyak rasa. Ada ori, cokelat, jagung dan lain-lain,” kata Linda.
Lindan mengklaim, lopek bugi dengan varian rasa tersebut merupakan satu-satunya dan pertama kali di Pekanbaru. “Ini kami yang buat pertama. Setahu kami nggak ada yang buat seperti ini,” tambah Linda.
Linda yang masih menjadi mahasiswa ini bercerita, untuk penjualan ia memanfaatkan media sosial (medsos) untuk memasarkan produknya. “Dari medsos, kami nggak buka gerai. Jadi kalau ada yang pesan kami bikinkan,” jelasnya.
Selain itu, Linda mengaku membuat inovasi baru lopek bugi ini juga dilatarbelakangi oleh keinginan melestarikan makanan khas daerah dengan cara kekinian. “Melestarikan yang tradisional dengan cara kekinian,” pungkasnya.
Menurut Linda, banyak pelanggan yang mencicipi lopek bugi milik mereka bertiga yang kemudian menjadi pelanggan tetap. Hal tersebut membuktikan jika lopek dengan bermacam varian rasa ini mendapatkan tempat tersendiri bagi pencinta lopek. “Alhamdulillah, biasanya yang sudah pesan itu, pesan lagi dan lagi, apa lagi karena isinya yang lumer,” tutur Linda.
Linda berharap dapat memasarkan makanan berbahan dasar ketan ini secara luas. Meskipun statusnya sebagai mahasiswa akhir, Linda tetap mengungkapkan keseriusannya dalam bisnis rumahan ini.
“Semoga nanti bisa banyak dikenal dan disukai banyak orang,” ujar Linda.(*2)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sidak Kecamatan Marpoyan Damai, Wako Pekanbaru Minta Pelayanan Lebih Cepat

Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.

16 jam ago

Distankan Pekanbaru Periksa 3.754 Hewan Kurban, Belum Temukan Kasus Penyakit

Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.

16 jam ago

Tiga Wakil Rektor Umri Dilantik, Siap Perkuat Tata Kelola Berstandar Internasional

Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.

17 jam ago

Unri Lepas 1.891 Wisudawan, Alumni Diminta Jaga Nama Baik Almamater

Universitas Riau mewisuda 1.891 lulusan dan mengajak alumni menjadi generasi adaptif, inovatif, serta berdaya saing.

17 jam ago

Polres Bengkalis Menang Praperadilan Kasus Karhutla di Rupat Utara

PN Bengkalis menolak gugatan praperadilan kasus karhutla dan menguatkan keabsahan proses penyidikan Polres Bengkalis.

1 hari ago

Sehari Dicari, Pegawai PNM Pelalawan Ditemukan Mengapung di Sungai Indragiri

Pegawai PNM Ukui, Ardi Yahya, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Indragiri, Inhu

1 hari ago