petugas-satpol-pp-yang-temukan-pertama-kali-pns-yang-meninggal-di-toilet-masjid
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kantor Wali Kota Pekanbaru Jalan Sudirman heboh, Kamis (11/6/2020) pagi. Ini akibat ditemukannya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) tak bernyawa di toilet Masjid Nur Salim yang ada di kompleks itu. Dia ditemukan Subuh dengan badan yang sudah mulai kaku.
Dari informasi yang dihimpun, PNS ini bernama Jhon Desrianto. Berdasarkan KTP yang ditemukan padanya, dia berdomisili di Jalan Dahlia Indah No 43 Tangkerang Timur Kecamatan Tenayan Raya. Saat ditemukan, dia mengenakan celana jeans dan kemeja lengan panjang putih.
Diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy saat dikonfirmasi, jenazah ditemukan sekitar waktu salat Subuh oleh personel Satpol PP Kota Pekanbaru.’’Mungkin anggota Satpol mau salat, pas mau ke kamar mandi pintu terkunci dari dalam. Pintu didorong, nampak ada orang,’’ kata dia.
Anggota Satpol PP yang menemukan jenazah ini sendiri kemudian melaporkan pada Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Agus Pramono yang kemudian berkoordinasi dengan Plt Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru Muhammad Amin.
"Kita turunkan petugas dengan APD lengkap. Saat dicek tubuhnya sudah mulai ada tanda-tanda kaku mayat. Perkiraannya kematian di bawah enam jam,’’ ungkapnya.
Petugas yang turun ke lokasi penemuan jenazah ini adalah dari Puskesmas Langsat. Almarhum Jhon Desrianto, memiliki riwayat berobat ke puskesmas itu dengan keluhan darah tinggi. "Infonya dia ini staf kelurahan,’’ imbuhnya.
Untuk mengantisipasi adanya potensi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), protokol kesehatan diterapkan dalam penanganan penemuan jenazah ini. "Jenazah dibawa ke RSUD Arifin Achmad. Sampel swab jenazah juga sudah diambil. Selanjutnya dilakukan penyemprotan disinfektan,’’ singkatnya.
Informasi ini juga dibenarkan pihak kepolisian. "Diketahui korban merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di Kelurahan Tangkerang Timur, Tenayan Raya, Pekanbaru," sebut Kapolres Pekanbaru Kombes Nandang Mu’min Wijaya.
Korban yang bernama Jhon Desrianto itu sudah terduduk di toilet. Saat ditemukan meninggal, korban mengenakan pakaian kemeja putih panjang dan celana jeans biru.
"Pada korban tidak ditemukan tanda kekerasan. Hingga kini masih menunggu hasil pemeriksaan," imbuhnya.
Pengungkapan itu bermula saat petugas piket mlihat sepeda motor merk Honda Beat Pop warna hitam BM 4054 AAE sejak pukul 21.00 WIB terparkir di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru.
"Motornya masih terparkir namun orangnya tidak ada. Sehingga petugas mencarinya. Saat evakuasi pihak Puskesmas Langsat dan Polsek Sukajadi ke TKP," jelas Kapolsek Sukajadi AKP Hendrizal Gani.
Katanya, korban dilarikan ke RSUD Arifin Achmad bersama dengan keluarga. "Korban memiliki riwayat hipertensi, begitu kata Kepala Puskesmas Langsat. Sebab korban sering cek di sana," ulasnya.
Laporan: M Ali Nurman dan Sofiah
Editor: Firman Agus
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.