galang-dana-untuk-riau-autfest-2020
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ajang Festival Anak Autis akan segera berlangsung. Untuk itu, panitia menggalang dana dengan mengamen di care free day (CFD), Ahad (9/2). Acar tersebut akan berlangsung pada April mendatang.
Ketua Panitia M Isdiyanto mengatakan, kegiatan akan berlangsung pada 4 April mendatang di Balai Serindit. Sebab Hari Anak Autis 2 April. “Ini acara yang ketiga dari penyelenggara Pekanbaru Lab School. Sudah ada sejak 2018 lalu,” sebutnya pada Riau Pos.
Lebih jauh, tujuannya agar para anak berkebutuhan khusus, khususnya anak autis mampu menunjukan talenta yang dipunya. Jadi tidak memandang, orang-orang di luar sana sebelah mata pada mereka.
"Biasanya akan ada seribu anak yang diundang dari berbagai daerah. Ini iven nasional. Bisa daftar online. Sementara yang diberi bantuan 30 anak," sebutnya.
Nantinya ada talenta yang akan ditampilkan seperti kalender hidup, maps hidup, kalkulator hidup, menyanyi, lari dan duet alat musik. Ini sebagai ajang menunjukan jati dirinya.
"Di sisi lain, tujuannya agar berbagi kebahagiaan kepada orangtua, masyarakat umum. Intinya fokus ke keluarga. Sebab anak autis tidak mudah dibentuk, gangguan perilaku dan komunikasi serta interaksi sosial. Seiring mereka ada di Pekanbaru Lab School mereka dibentuk dengan bakat yang dipunya.
"Ada dua anak autis yang ikut hadir pada CFD. Acara akan terus berlangsung hingga hari H," tutupnya.(s)
Seorang pemuda asal Dairi berusia 21 tahun ditemukan meninggal tergantung di Ruko Apotek Rama Farma,…
DPRD Provinsi Riau mengusulkan pembentukan Satgas Solar terpadu untuk memberantas dugaan mafia, penyelewengan, dan antrean…
Satpol PP Kuansing menggelar razia warung remang-remang di Desa Marsawa. Enam LC diamankan, satu di…
Plt Kadis Perkim Pekanbaru Martin Manoluk memberikan kesaksian di PN Pekanbaru terkait dugaan pemerasan dan…
DPRD Kota Pekanbaru mendukung penuh langkah Pemko mematangkan pembangunan Jalan Lingkar 70 guna mengurai kemacetan…
Warga Lorong Karya Bersama Parit 16 Tembilahan, Inhil, terpaksa bergotong-royong mengecor jalan rusak secara swadaya…