Categories: Pekanbaru

Perayaan Cap Go Meh Meriah

SENAPELAN (RIAUPOS.CO) — Berlokasi di Kampung Tionghoa Melayu, Jalan Dr Leimena atau Jalan Karet, Ribuan warga kota merayakan Cap Go Meh 2571 ditemani dengan 1088 lampion bernuansa merah, Sabtu (8/2).

Kemeriahan suasana sangat terasa. Hampir semua yang datang mengenakan pakaian berwarna merah yang menjadi simbol keberuntungan bagi masyarakat Tionghoa.

Selain itu, dalam perayaan Cap Go Meh 2571/2020 M ini juga disemarakkan dengan berbagai penampilan kesenian Tionghoa bernusantara serta pesta kembang api yang cukup meriah.

Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Pekanbaru, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Riau, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau, Stephen Sanjaya dan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan, Fachri Yasin.

Kemudian berbagai ketua dan perwakilan organisasi atau paguyuban Tionghoa di Pekanbaru, lembaga pendidikan dan perwakilan organisasi masyarakat

Wali Kota Pekanbaru diwakili Kepala Kesbangpol M Yusuf mengatakan, berbagai budaya yang ditampilkan mampu memberikan warna sekaligus menunjukkan Pekanbaru memiliki banyak suku.

"Ini merupakan bentuk toleransi yang tinggi dan selalu hidup berdampingan. Itu sebabnya kita harus bisa jaga rasa toleransi ini agar dapat terus hidup rukun dan damai antar semua golongan agama," tuturnya.

Sementara itu, Ketua MKA LAM Riau Datuk Seri Al azhar mengatakan, perayaan merupakan cermin keberagaman kebudayaan di Provinsi Riau.

Apalagi, Cap Go Meh sudah lama dirayakan dan dinikmati masyarakat luas, serta diselingi dengan berbagai kegiatan tradisional khususnya bernuansa Melayu.

"Kita sama-sama tahu, di Provinsi Riau ada banyak sekali budaya melayu yang dipadupadankan dengan budaya tionghoa dan itu dibawa langsung oleh masyarakat melayu keturunan Tionghoa yang ada di Provinsi Riau,"jelasnya.

Selanjutnya, Panitia Imlek Bersama Andy Chandra mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, mulai dari Pemko Pekanbaru dan juga LAM Riau yang turut hadir dalam perayaan Cap Go Meh.

"Kegiatan ini berjalan sukses. Ini merupakan acara budaya yang dikemas dengan berbagai pertunjukan seni. Bahkan, perayaan Cap Go Meh ini tidak hanya dihadiri warga Tionghoa, namun berbagai lapisan masyarakat Pekanbaru.

Warga sudah memenuhi Jalan Karet sejak pukul 18.45 WIB dan menikmati berbagai rangkaian acara hingga selesai.Kesenian yang ditampilkan antara lain nyanyian dan tarian, puisi, atraksi barongsai, tarian naga serta menghadirkan Chai Sen Ye atau Dewa Keberuntungan," tuturnya.(ayi)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

10 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

11 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

11 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

1 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

1 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

1 hari ago