Categories: Pekanbaru

Personel Terbatas, Mobil Adminduk Belum Operasi Keliling Kota

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Meskipun sudah diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Riau beberapa waktu lalu, namun hingga awal tahun ini, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru belum mengoperasikan mobil administrasi kependudukan (adminduk) keliling ke permukiman warga.

Alasannya, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) masih kekurangan personel untuk diturunkan dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan melalui armada adminduk tersebut.

Kepada Riau Pos, Selasa (9/1), Kepala Disdukcapil Pekanbaru Irma Novrita menyebutkan, mobil adminduk belum bisa dijalankan karena personel Disdukcapil Pekanbaru masih sangat terbatas. Di mana, seluruh personel tengah dikerahkan untuk mengurus Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan perekaman ke sekolah-sekolah.

”Itu sebabnya sementara waktu Disdukcapil belum bisa menjalankan mobil adminduk,” ujarnya, Selasa (9/1).

Namun, Irman menambahkan, jika armada tersebut dioperasikan, maka hanya membantu pelayanan di sekitar Kantor Disdukcapil Pekanbaru tepatnya di halaman MPP Pekanbaru.

”Layanan masih tetap dibuka tapi memang hanya di halaman MPP Pekanbaru saja akibat keterbatasan personel,” ucapnya lagi.

Lanjut Irma, selain fokus dalam memberikan pelayanan terhadap proses registrasi identitas data kependudukan di sejumlah pusat perbelanjaan dan instansi terkait.

Disdukcapil saat ini juga tengah fokus memberikan pelayanan kepada para pelajar yang baru berusia 17 tahun yang masih belum melakukan perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el).

Pasalnya tidak semua sekolah yang mau menerima tim Disdukcapil dalam memberikan pelayanan perekaman KTP-el kepada pelajar sehingga Disdukcapil saat ini tengah membuka layanan akhir pekan yang bisa dimanfaatkan para pemilih pemula jelang Pemilu.

Itu sebabnya Disdukcapil tetap menyasar sekolah dengan pelajar yang banyak belum direkam. Meski, sekolah banyak belum merespon.

Disebutkan Irma, perekaman pemilih pemula ini penting. Karena, pemilu pemula berusia 17 tahun terdaftar di Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4).

”Sekolah khawatir aktivitas perekaman KTP-el mengganggu waktu belajar. Kendala lain, para pelajar ini tak mau pakai baju sekolah saat difoto. Jadi, kami coba buka hari Sabtu dan Ahad jelang pemilu. Dalam DP4 itu, sekitar 1.000 orang lagi belum memiliki KTP-el,” ungkapnya.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

12 jam ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

2 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

2 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

3 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

3 hari ago