Categories: Pekanbaru

Analisa BMKG Stasiun Pekanbaru, Potensi Hujan Masih Sepekan ke Depan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Memasuki pekan kedua Januari 2024, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menganalisa masih adanya potensi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi di Kota Pekanbaru selama sepekan ke depan.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru melalui Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Irwansyah Nasution mengatakan, saat ini kondisi angin pada umumnya bergerak dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dangan kecepatan 10-30km/jam. ”Adanya pola angin konvergensi dan belokan angin (shearline) ini menambah pasokan uap air di wilayah Riau sehinga berpotensi menjadi hujan dengan intensitas sedang, lebat dan sangat lebat,” ujarnya, kemarin.

Ia menambahkan, potensi hujan yang cukup tinggi ini masih akan tetap terjadi di Provinsi Riau sejak Januari hingga Februari nanti.

”Di mana biasanya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di sebagian wilayah Kota Pekanbaru dan kabupaten/kota di Provinsi Riau lainnya dengan suhu udara maksimum mencapai 34,4 derajat Celcius dan minimum 22,8 derajat Celcius, dan hujan dengan intesitas sedang hingga lebat pada umumnya terjadi pada siang,sore, malam dan dini hari.

Selain itu, BMKG Stasiun Pekanbaru juga memperkirakan curah hujan bulan Januari-Februari ini ada penurunan jumlah curah hujan 100 – 150 mm pada Februari di wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kota Dumai, Sebagian Kabupaten Bengkalis, Sebagian Kabupaten Siak dan Kabupaten Kepulauan Meranti, sedangkan jumlah curah hujan 150 – 300 mm terjadi diwilayah Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, Kampar, Rokan Hulu, Sebagian Kabupaten Siak, dan sebagian Kabupaten Bengkalis dan Sebagian Kota Pekanbaru.

”Prakiraan jumlah curah hujan bulan Maret – April 2024 diprakirakan 100 – 400 mm/bulan, di mana bulan April 2024 merupakan puncak musim hujan pertama di Riau. Yang perlu diwaspadai curah hujan tinggi di wilayah Kabupaten Kampar dan Kabupaten Rokan Hulu yang dapat menyebabkan banjir dan bencana alam lainnya,” tegasnya.(ayi)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

13 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

14 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

19 jam ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

20 jam ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

23 jam ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

1 hari ago