Categories: Pekanbaru

Jangan Mau Terpengaruh Menggunakan Narkoba

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Riau Doni Aprialdi membuka langsung kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS, bertempat di kampus STMIK Amik Riau di Jalan Purwodadi Indah, Pekanbaru, Selasa (8/10).

Kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau, perwakilan Polda Riau dan tim motivator. Kadispora Riau Doni Aprialdi mengatakan, bahwa kegiatan sosialisasi dan penyuluhan dilakukan sebanyak 13 titik secara bergilir di empat daerah Riau.

"Riau masuk ranking 5 besar peredaran narkoba di Indonesia. Sehingga kami melakukan kegiatan sosialisasi ini, agar bisa menurunkan angka penyalahgunaan narkoba di Riau," katanya.

Doni juga berpesan kepada seluruh peserta, untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan orang lain untuk menggunakan narkoba.

"Jangan terlalu mudah dipengaruhi orang lain menggunakan narkoba. Oleh karena itu, kami berharap seluruh peserta sosialisasi mendengarkan dan menyimak dengan baik," pintanya.

Perwakilan dari BNN Riau, Dina Lubis menghimbau apabila memiliki keluarga atau teman yang menggunakan narkoba untuk segera melapor, jangan ditutup-tutupi.

"Jangan ditutup-tutupi, karena itu bukan solusi. Bawa langsung ke BNN untuk dilakukan rehabilitasi," ujarnya.

Hampir seluruh sekolah dan universitas negeri yang ada di Pekanbaru turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Seperti, Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, SMK Kehutanan, SMAN 12 Pekanbaru, SMAN 15 Pekanbaru, SMA Babussalam, SMKN 4 Pekanbaru, SMK Perbankan, SMK Taruna, Pemuda Kecamatan Tampan dan DPD Sapma IPK Pekanbaru.

Salah satu peserta, Putri mengatakan dirinya begitu antusias mengikuti kegiatan sosialisasi. Selain ilmunya bermanfaat, ia juga bisa mengajak teman untuk tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba. Ia juga mengajak generasi muda tidak terjemurus ke dalam narkoba seperti yang sudah-sudah.

"Jangan rusak diri sendiri, jangan rusak masa depan. Kasihan orang tua," pungkasnya.(ifr)

Laporan: Soleh Saputra

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kapolda Riau Tinjau TKP Gajah Sumatera Dibunuh, Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Kapolda Riau meninjau TKP dugaan pembunuhan gajah sumatera di Pelalawan dan memastikan penyelidikan dilakukan serius…

8 menit ago

Tradisi Mandi Balimau 2026, Muara Lembu Disiapkan Jadi Lokasi Utama

Pemkab Kuansing merencanakan tradisi mandi balimau jelang Ramadan dipusatkan di Kelurahan Muara Lembu, namun masih…

12 menit ago

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

1 hari ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

1 hari ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

1 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago