Categories: Pekanbaru

Camat Larang Kegiatan 17-an di Luar Ruangan

TAMPAN (RIAUPOS.CO) – Mengingat kondisi cuaca yang diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi, Camat Tampan H Dra Liswarti melarang masyarakatnya menggelar kegiatan peringatan 17 Agustus di luar ruangan.

“Saat Agustus, kita memperingati Hari Kemerdekaan. Banyak kegiatan dilakukan. Seperti gerak jalan santai. Itu dilarang. Tukar saja dengan kegiatan di dalam gedung,” tegasnya. 

Liswarti menuturkan kegiatan outdoor dialihkan ke dalam ruangan dimaksudkan untuk meminimalisir dampak kabut asap terhadap masyarakat. Karena kabut asap bisa mengganggu kesehatan mulai anak-anak hingga orang dewasa. 

“Bisa di gedung atau di masjid. Nah, di masjid itu bisa ada lomba pidato, salat mayat, ceramah dan lainnya. Risikonya kalau sudah kena asap itu pertama ISPA,” jelasnya. 

Pelarangan itu sebagai langkah pencegahan akan adanya warga yang terkena penyakit akibat kabut asap. “Karena ada laporan, warga melakukan kegiatan di luar,besoknya kena ISPA,” sambungnya. 

Dalam kesempatan itu, ia meminta masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat bepergian keluar rumah. Sebelumnya, pihaknya bersama tiga kampus yang berada di Kecamatan Tampan serahkan masker kepada anak-anak sekolah. 

“Memang persediaan masker saat ini terbatas. Tentunya, bantuan semua pihak kepada masyarakat tentu sangat diharapkan,” katanya. 

Imbau Warga Tak Bakar Lahan Dalam pada itu, mengetahui adanya kebakaran lahan kosong tepatnya samping waduk Terminal AKAP kurang lebih tiga hektare. Camat Payung Sekaki, Nurhasminsyah mengimbau masyarakat untuk tidak melaksanakan pembakaran lahan.
“Mari menjaga tempat dan lahan masing-masing,” kata Nurhasminsyah, Kamis (8/8).(*1)
 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago