ika-uir-bantu-sembako-untuk-mahasiswa-yang-tak-bisa-pulang
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Riau (DPP IKA UIR), memberikan bantuan sembako bagi para mahasiswa yang tidak bisa pulang kampung meski perkuliahan diliburkan akibat pandemi Covid-19, Sabtu (9/5). Bantuan tersebut merupakan donasi dari para pengurus DPP IKA UIR.
Ketua Umum DPP IKA UIR, M Sahril Topan mengatakan, jumlah bantuan yang diberikan sebanyak 150 paket. Selain untuk para mahasiswa, bantuan juga diberikan untuk masyarakat yang kurang mampu di sekitar lingkungan kampus UIR.
"Sebelumnya kami melakukan penggalangan donasi, setelah dananya terkumpul baru bantuan mulai didistribusikan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh alumni yang sudah membantu dalam memberikan donasi," katanya.
Setelah penyaluran ini, lanjut Sahril, juga akan dilakukan penyaluran bantuan tahap kedua. Dimana, dalam menyalurkan bantuan IKA UIR juga bekerjasama dengan BEM UIR untuk mengantar langsung bantuan ke rumah-rumah penerima.
"Ini penyaluran sembako tahap pertama dan akan dilanjutkan penyaluran kedua dan seterusnya. Kami harap dengan bantuan tersebut sedikit mengurangi beban saudara-saudara kita terdampak Covid-19," ujarnya.
Presiden Mahasiswa UIR, Novyanto mengatakan, akibat pandemi Covid-19 saat ini banyak rekan-rekannya yang harus tertahan di Pekanbaru karena tidak bisa pulang kampung. Sehingga bantuan yang diberikan sangat membantu.
"Bantuan ini sangat dihadapkan bagi kawan-kawan mahasiswa, untuk itu kami ucapkan terimakasih kepada pengurus DPP IKA UIR," ujarnya.(sol)
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…
Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…
Warga Rambah sempat kesulitan air bersih setelah kabel pompa distribusi di Desa Pawan dicuri. Aliran…
Dosen Unilak membekali siswa SMKN 1 Kandis dengan kemampuan digital branding dan menghitung HPP untuk…
Air Sungai Singingi kembali keruh setelah PETI diduga beraksi. Warga meminta aparat meningkatkan razia demi…
Tempuh 192 km selama 22 jam, tiga Goweser Paliko dari Payakumbuh dan Limapuluh Kota hadir…