Categories: Pekanbaru

Pria Asal Batam Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Seorang pria asal Batam berinisial Fajri Umar (49) ditemukan meninggal dunia di kamar kos, Jalan Murai, Kecamatan Sukajadi, Sabtu (6/11) malam. Fajri Umar  diketahui bekerja sebagai seorang supervisor di salah satu perusahaan swasta di Kota Pekanbaru. Ia tewas dalam posisi telentang di kamar kos yang ia huni.

Kapolsek Sukajadi, Kompol Hendrizal Gani, melalui Kanit Reskrim, AKP Slamet mengatakan, korban ditemukan pertama kali tewas oleh rekan kerjanya yang curiga terhadap korban akibat setelah beberapa hari tidak masuk kerja.

"Jadi anggota atau rekan kerjanya tersebut berinisiatif mengecek korban karena sudah dua hari tidak masuk kerja," kata Kapolsek Sukajadi Kompol Hendrizal Gani, melalui Kanit Reskrim AKP Slamet.

Sore itu tiga orang rekan korban, Zal, Raffi, dan Astin pergi ke rumah kos korban dan ingin mengetahui kenapa korban tidak masuk kerja. Sekitar pukul 18.10 WIB mereka sampai di kos korban.

Di sana mereka melihat sepeda motor korban terparkir di halaman kos. Kemudian mereka (saksi) langsung menuju kamar kos korban dan mengetuk pintu kamar yang tertutup.

Namun, tidak ada respon dari dalam saat mereka memanggil korban. Kemudian mereka membuka pintu kamar yang tidak di kunci. Saat pintu kamar terbuka, kondisi kamar gelap dan tercium aroma tidak sedap. Salah seorang dari mereka berusaha menghidupkan lampu senter handphone.

Mereka terkejut melihat korban sudah terbaring tidak bernyawa di atas kasur dengan posisi terlentang dan tubuh sudah menghitam serta mengeluarkan bau.

Mendapati hal itu, mereka memberitahu pemilik kos serta ketua RT setempat dan polisi perihal kondisi korban tersebut.

Hasil penyelidikan di TKP, tidak ditemukan tanda kekerasan pada korban, diduga korban meninggal karena sakit jantung. Hal ini diperkuat dengan keterangan saksi-saksi yang menyatakan korban memiliki riwayat sakit jantung.

"Saat ditemukan jenazah korban dalam keadaan berpakaian, seperti abis pulang kerja," terangnya.

AKP Slamet menyebut bahwa korban diperkirakan meninggal sudah tiga hari. Korban tinggal di kos tersebut sendiri dan belum berkeluarga. Beberapa hari sebelumnya, korban sempat bercerita ke rekan kerjanya bahwa sesak nafas dan sakit dada.

Lebih lanjut, saat ini jenazah korban telah di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk pemeriksaan lebih lanjut, dan menanti penjemputan oleh keluarga korban dari Batam.(dof)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago