Categories: Pekanbaru

Diharapkan Dapat Kembangkan Potensi Budaya Melayu Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyambut baik dilaksanakannya International Riau Fashion Week (IRFW) 2024 di Riau. Diharapkan, dengan adanya iven ini dapat mengembangkan potensi budaya Melayu Riau terutama di bidang fesyen.

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau Elly Wardani mengatakan, meskipun baru pertama kali dilaksanakan di Riau. Namun pihaknya yakin iven ini dapat mengembangkan potensi budaya Melayu yang ada di Riau.

“Jika dikembangkan secara sungguh-sungguh maka iven ini akan menjadi ikon baru di Provinsi Riau. Harapannya Bumi Melayu lebih dikenal, baik di dalam maupun di luar negeri,” kata Elly Wardani.

Lebih lanjut dikatakannya, sebagai ajang unjuk bakat, IRFW dimaksudkan untuk membuka akses bagi pengusaha industri kreatif dan para pengrajin agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas hingga keluar negeri.

“Tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat sekali sebab berdampak bagi keberlangsungan usaha serta berdampak positif bagi kesejahteraan kita semua,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, banyak kearifan lokal di Bumi Melayu Lancang Kuning, salah satunya batik Riau, tenun, dan lainnya yang mengandung seni dan budaya yang tinggi. Sehingga berpotensi besar untuk dilestarikan dan dikembangkan.

“Untuk melestarikan dan mengembangkan kearifan lokal ini, kita mendukung pembangunan di sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang perindustrian,” ujarnya.

Sehingga dengan besarnya perhatian pemerintah terhadap ekonomi kreatif, telah memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara. Oleh karena itu, Asisten III Setdaprov Riau Elly Wardani meyakini perekonomian akan lebih bangkit lagi di masa mendatang.

“Ekonomi kreatif akan menjadi salah satu pilar dalam menyangga perekonomian di Provinsi Riau,” ucapnya.

“Untuk itu kita memerlukan lompatan dari ekonomi sebelumnya yang mengandalkan sumber daya alam, pertanian, industri, dan teknologi informasi. Kedepan diharapkan akan digerakkan oleh ekonomi kreatif,” ujarnya.

Elly Wardani mengajak semua pihak untuk bekerja sama dan berkolaborasi dalam rangka memberikan kesempatan dan dukungan terhadap pelaku industri kreatif di Provinsi Riau.

“Tumbuhkan perasaan memiliki dan cinta terhadap produk dalam negeri. Budayakan menghargai dan mencintai produk lokal hasil karya anak bangsa. Dengan demikian kita akan menumbuhkan semangat para pelaku industri kreatif untuk berkarya dengan cipta, rasa, dan karsa,” tutupnya.

Koordinator Puan Aspekraf Irna Juita menjelaskan, ada 45 desainer yang hadir dalam International Riau Fashion Week 2024 dan telah menampilkan produknya melalui ratusan model yang tampil dalam fesyen tersebut.

“Tujuh desainer datang dari luar negeri, yakni Nepal, India, Malaysia, Thailand, Filipina. Kemudian ada tiga datang dari luar Riau dan sisanya desainer lokal,” ujarnya.(gem)

Laporan SOLEH SAPUTRA dan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

Redaksi

Recent Posts

Tebar Kebaikan di Ramadan, The Zuri Pekanbaru Gelar Sahur On The Road

Rayakan anniversary ke-7, The Zuri Pekanbaru berbagi sahur kepada masyarakat melalui program Sahur On The…

18 jam ago

Malam 7 Likur Bersinar, Festival Lampu Colok Bengkalis Dipadati Pengunjung

Festival Lampu Colok Bengkalis 1447 H resmi dibuka Bupati Kasmarni, ribuan warga antusias menyaksikan tradisi…

18 jam ago

Libur Nyepi dan Lebaran, Layanan Imigrasi Bengkalis Disesuaikan

Imigrasi Bengkalis menutup layanan administrasi 18–24 April 2026. Masyarakat diminta mengurus paspor sebelum 17 Maret

1 hari ago

Pos Mudik Simpang Pokok Jengkol Ramai Dikunjungi Warga

Pos Pelayanan Mudik Polres Bengkalis di Simpang Pokok Jengkol, Duri, ramai dikunjungi warga dan menjadi…

2 hari ago

Disnakertrans Riau Terima 20 Aduan THR

Disnakertrans Riau menerima 20 pengaduan THR dari pekerja. Sebanyak 17 laporan masih dalam proses penanganan.

2 hari ago

Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Tetap Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan pemerintah daerah tetap hadir di tengah masyarakat meski menghadapi tekanan…

2 hari ago