Categories: Pekanbaru

Di Kampung Dalam, Kini Ada Pos Jaga dan 16 CCTV di Titik Rawan Narkoba

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kawasan Kampung Dalam di Kecamatan Senapelan Kota Pekanbaru dikenal sebagai tempat yang kerap terjadi peredaran narkoba. Agar Kampung Dalam menjadi aman dan terpantau sehingga tidak ada lagi peredaran narkoba di wilayah itu, Kepolisian di Riau memasang kamera CCTV.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol H. Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, pihaknya telah memasang 16 titik CCTV mulai dari pintu masuk dan gang-gang yang berada di kawasan Kampung Dalam.

"16 titik CCTV tersebut akan mengawasi lokasi-lokasi yang menjadi potensi terjadinya peredaran narkoba," ujar Kombes Pol H. Nandang Mu'min Wijaya, Rabu (7/7/2021) malam. 

Kombes Pol H Nandang Mu'min Wijaya berharap dengan pemasangan CCTV tersebut, pengawasan Polisi lebih melekat lagi agar Kampung Dalam nantinya bisa menjadi kampung yang awalnya memilki stigma jelek (kampung narkoba) bisa menjadi kampung yang aman, nyaman dan  kondusif dari peredaran narkotika.

"Dengan adanya pemasangan CCTV ini, ini merupakan upaya dalam rangka melakukan pencegahan, pemberantasan serta penanggulangan peredaran gelap narkotika yang ada dikampung dalam," terangnya.

Kemudian, selain memasang CCTV,  Polisi juga mendirikan posko kampung bersih narkoba di Kampung Dalam yang diresmikan langsung oleh Kapolda Riau Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.

"Di posko kampung bersih setiap harinya akan ada petugas yang berjaga. Ada sekitar 4 hingga 5 orang personil yang berjaga di posko ini," kata Kapolresta.

Nantinya setiap jam nya juga akan dibackup oleh personil patroli dari Polresta Pekanbaru baik itu dari satuan Sabhara maupun dari Bhabinkamtibmas untuk bisa saling menjaga dan mengawasi dan juga dibantu oleh para tokoh masyarakat.

Menurutnya, dengan berdirinya posko kampung bersih narkoba ini banyak mendapat dukungan dari para tokoh masyarakat agar kampung dalam ini bersih dari peredaran narkoba. 

"Mudah-mudahan dengan kondisi yang sekarang ini bisa merubah stigma yang selama ini negatif terhadap Kampung Dalam sehingga bisa menjadi stigma yang positif bahwa Kampung Dalam merupakan kampung yang produktif. Selain daripada aman narkoba juga aman dari Covid-19," sebutnya.

Ditambahkannya, ini juga merupakan salah satu program dari Kapolri dalam menciptakan kampung tangguh, bebas atau anti narkoba dilokasi-lokasi yang menjadi potensi peredaran narkoba. 

Laporan: Dofi Iskandar

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

6 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

7 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

7 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

7 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

7 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

8 jam ago