Pengendara melintas di Jalan Kaharuddin Nasution yang rusak parah, Rabu (7/2/2024). (MHD AKHWAN/RIAUPOS .CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jalan-jalan di dalam Kota Pekanbaru semakin banyak yang berlubang. Warga kota khususnya pengguna jalan diingatkan untuk waspada karena tak sedikit lubang-lubang di jalan berukuran lebar dan dalam.
Hal ini disampaikan anggota komisi IV DPRD Kota Pekanbaru H Wan Agusti, Rabu (7/2). Ia mengimbau kepada
masyarakat untuk berhati-hati dan selalu waspada, karena bukan tidak mungkin jalan rusak ini membuat celaka.
”Kita lihat sendiri memang kondisi jalan-jalandi Pekanbaru saat ini banyak berlubang, bergelombang,” kata Wan kepada wartawan, Rabu (7/2).
Kerusakan jalan Kota Pekanbaru saat ini, tidak hanya terjadi di jalan-jalan lingkungan, bahkan jalan protokol pun mengalami kerusakan kategori ringan dan berat. ”Laporan masyarakat ke kami juga banyak mengeluhkan soal jalan rusak ini, dan ini harus menjadi catatan pemerintah,” paparnya.
Tegas, politisi senior Partai Gerindra ini menyayangkan kondisi seperti ini, dimintanya Pemko harus bertindak cepat dan bersikap tegas untuk kedepannya khususnya soal pekerjaan yang merusak jalan harus benar-benar dengan komitmen jalan yang di rusak diperbaiki mulus lagi seperti semula.
”Kita minta pemko secepatnya memperbaiki jalan yang rusak ini, jangan berlarut-larut. Karena lobang kecil jika dibiarkan ditambah karena genangan air maka akan membesar dia, pastinya mengganggu kenyamanan berlalulintas dan dipastikan juga menjadi masalah baru, kecelakaan misalkan,” sebutnya lagi.
Terkait sejumlah titik jalan menjadi tanggung jawab Pemprov Riau, Wan Agusti menegaskan, bahwa masyarakat tidak peduli soal kewenangan itu. ”Masyarakat tahunya bagaimana jalan rusak segera diperbaiki. Soal kewenangan tentu pemerintah lah urusannya. Maka, perlu ada komunikasi dan koordinasi yang baik, bagaimana masalah jalan rusak tidak saling lempar tanggungjawab, tetapi bersama-sama memikirkan untuk perbaikannya,” tambahnya lagi.(gus)
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…