saling-menginspirasi-dan-berkreasi
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Mengiringi pembukaan pendaftaran pemilihan Z Face 2021 yang telah dimulai, banyak kenangan indah dan momen yang diceritakan oleh para pemenang Z Face sebelumnya. Kali ini, cerita datang dari pasangan 1st Runner Up yaitu Firsa Rinaldi dan Tshabitah Tsany Hardela atau akrab disapa dengan Firsa dan Tata.
Saat berbincang dengan Zetizen Riau Pos, Tata mengaku sangat senang bisa menjadi bagian dari Z Face. Salah satu nilai positif yang didapatnya adalah semangat saling menginspirasi dan berkreasi bersama keluarga Z Face 2020.
Gadis kelahiran tahun 2003 yang memiliki hobi menyanyi dan menggambar sketch ini memiliki sifat yang humble (ramah) dan sopan dengan semua orang . Kepribadiannya inilah yang mengantarkan Tata hingga menjadi 1st Runner Up Z Face Girl Riau 2020.
"Aku selalu berusaha memberikan yang terbaik selama mengikuti ajang ini. Aku men-challenge diri sendiri untuk melakukan hal yang orang lain pikir dia tidak bisa lakukan. Dengan selalu menambah banyak pengetahuan dan wawasan dari setiap organisasi atau ajang yang saya ikuti," ujarnya.
Selama berkompetisi di ajang Z Face, Tata mengaku tak luput dari rasa ragu dan insecure. Namun, ia tak mau meragukan dirinya sendiri. Sebab, menurutnya, support sistem paling baik itu adalah diri kita sendiri.
"Aku selalu berusaha meyakinkan diri aku kalau aku more than something dan aku bisa achieve apapun yang aku mau selagi aku punya niat kemauan dan kepercayaan diri. Bagi aku, cantik itu terpancar dari cara kita yang percaya diri dan mencintai apa yang ada di diri kita. Aku bersyukur karena diberikan banyak hal yang belum tentu dimiliki orang lain," paparnya bersemangat.
Sementara itu, 1st Runner Up Z Face Boy 2020, Firsa juga tak ketinggalan membagikan pengalamannya saat masih menjadi peserta Z Face 2020. Pengalaman yang paling berkesan menurutnya adalah saat ia bisa bertemu dan berbaur dengan orang-orang yang mempunyai latar belakang yang berbeda-beda.
"Pengalaman mencari koran berkeliling kota di panas terik hujan pun dilalui. Demi bisa lanjut ke tahap selanjutnya. Syukur semuanya membuahkan hasil," akunya.
Ia mengaku, penampilan minat bakatnya saat ini dibalut dengan sedikit rasa tidak percaya diri dan minder. "Karena aku melihat mereka mempunyai bakat yang bagus-bagus. Sementara aku yang waktu itu hanya menampilkan pidato. Tapi, aku yakinkan diri, bahwa kita harus yakin pada kemampuan diri sendiri jangan malu dan tetap berpikir positif," sambungnya lagi.
Keduanya berharap, ajang Z Face tahun ini juga bisa memberikan banyak manfaat positif bagi generasi muda di Riau. Mereka juga mengajak seluruh anak muda Riau untuk mengikuti ajang bergengsi dari Zetizen Riau Pos ini.(azr)
Kampung Terendam di Pekanbaru resmi menjadi Kampung Tangguh Antinarkoba sebagai simbol perang melawan peredaran narkotika.
Perjuangan Daerah Istimewa Riau terus berlanjut setahun setelah deklarasi bersama, dengan dukungan ratusan organisasi masyarakat.
Rohil siapkan aplikasi digital terintegrasi untuk memudahkan wisatawan saat menghadiri perhelatan budaya Bakar Tongkang.
Pemko Pekanbaru membongkar bangunan liar di aset pemerintah kawasan Jalan Sudirman Ujung, Rumbai, menggunakan alat…
Polda Riau mengungkap dugaan peredaran sabu di Rantau Kopar, Rohil. Seorang pria diamankan, lokasi penggerebekan…
Wakil Rektor Akademik Unri, Dr Mexsasai Indra resmi maju sebagai bakal calon Rektor Unri periode…